Bentuk Karakter Juara, LPI Sabilillah Gelar Floss


MALANG - Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang menggelar “Festival dan Lomba Olahraga dan Seni Sabilillah (Floss) Sekolah Islam Sabilillah Malang Tahun 2017”. Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan kader-kader juara siswa Sabilillah baik di bidang Olahraga dan di Bidang Seni dengan tema ‘Siswa Sabilillah Semakin Berprestasi’. 
Kegiatan yang juga untuk membentuk uji kompetensi pembelajaran ekstrakurikuler ini digelar sejak Sabtu (11/11) lalu hingga Rabu (15/11) di kampus 2 Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang.
Pembukaan Floss dilaksanakan pada Selasa (14/11. Kegiatan ini dihadiri oleh tim manajemen LPI Sabilillah Malang, pengurus yayasan, Majelis Orang Tua Siswa, Ketua Yayasan Ardhya Garini Lanud AbdulRahman Saleh dan tim, perwakilan dari Dinas Pendidikan, Disbudpar Kota Malang, Muspika Lowokwaru.
Pembukaan ditandai dengan Direktur LPI Sabilillah Malang, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal menekan tombol sirine. Pada saat yang bersamaan Asisten Direktur bersama perwakilan tamu undangan lainnya memukul gendang secara bersamaan diikuti Tim Perkusi SD Islam Sabililla Malang melakukan pertunjukan.  Prosesi pembukaan juga dilakukan dengan menggalungkan tanda peserta tanda peserta FLOSS kepada 4 siswa (TK, SD, SMP, SMA) dan wasit.
Berbagai atraksi dan unjuk kebolehan siswa disuguhkan dengan apik seperti  penampilan drum band Gema Swara Sabilillah, grup band islami, atraksi karate dan pencak silat, tari-tarian, dan lain sebagainya.
“Floss menjadi wadah fasilitasi bagi siswa untuk meengembangkan minat dan bakatnya serta menjadi sarana untuk menyiapkan siswa terbaik yang akan mewakili sekolah sesuai bidang ekstrakurikuler yang ada  untuk berkompetisi baik di tingkat kota, provinsi, nasional bahkan ke tingkat internasional,” kata Direktur LPI Sabilillah Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal dalam siaran pers.
Bentuk lomba dalam Floss 2017 ini mengacu pada kurikulum pembinaan ekstrakurikuler di lingkungan Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang. Sebanyak 25 cabang lomba dari seni dan olahraga pendidikan kepramukaan. Selain itu  paskibra, qiro’ah dan tartil, mewarna, menggambar, melukis, desain poster dan paduan suara. Ada juga  tari, teater, terbang al banjari, band islami (drum, angklung, keyboard, gitar, violin, gamelan, vokal), seni kriya dan sejumlah cabang lomba lainnya. (van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...