Semangat Fastabiqul Khoirot di Hari Pahlawan dan Milad Muhammadiyah ke 105 M


MALANG - Semarak peringatan Hari Pahlawan dan Milad Muhammadiyah ke 105 M di SD Muhammadiyah 9 ‘Jenderal Sudirman’ berlangsung meriah. Kegiatan yang digelar pada Hari Selasa (14/11), diwarnai dengan bermacam kegiatan, seperti pawai dan panggung gembira. Dengan memakai kostum yang beraneka ragam, pawai guru dan siswa yang dimulai pukul 07.00 ini tampak berwarna.
Diantaranya ada yang memakai baju ala pahlawan, kebaya, seragam militer, hingga baju adat daerah. Semuanya berbaur, menggambarkan sebuah kebersamaan dalam keberagaman. Dalam pawai ini juga ada lomba yel-yel, dengan kategori kelas bawah dan kelas atas. Tujuannya agar siswa bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Bermacam poster bertuliskan motivasi, slogan islami dan syiar agama, juga dibawa mereka sebagai media untuk menyampaikan pesan moral kepada masyarakat.
Usai kegiatan pawai, siswa menikmati penampilan seni kreatifitas yang terwadahi dalam agenda panggung gembira. Di sela acara ini, dibagikan bermacam doorprize dengan hadiah utama sepeda gunung. Ada juga mesin cuci, rice cooker dan bermacam perlengkapan belajar yang menarik.
Kordinator acara, Arip Hidayat, M. Ag mengatakan, peringatan Hari Pahlawan dan Milad Muhammadiyah ke-105 M, merupakan momen yang tepat untuk dijadikan wadah pengembangan potensi diri siswa. Baik dalam bidang ilmu pengetahuan, maupun keterampilan. "Untuk itu kami libatnya semua siswa dan guru. Untuk mengikuti acara pawai kemudian dilanjutkan dengan panggung gembira," katanya.
Ia menerangkan tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah Semarak Milad Muhammadiyah untuk SD Muhammadiyah 9 yang berkemajuan. Maju yang dimaksud, lanjut Arip, dalam artian sukses mencetak generasi Muhammadiyah yang unggul dan berprestasi. "Untuk itu sekolah ini tidak boleh stagnant, harus terus berinovasi dan melakukan perubahan yang lebih baik," ucapnya.
Kepala SD Muhammadiyah 9 Sony Darmawan, S.Pd M.Pd menjelaskan ada korelasi yang bisa diciptakan melalui peringatan Hari Pahlawan dan Milad Muhammadiyah. Salah satu yang paling nampak adalah tokoh-tokoh Muhammadiyah di masa lalu, merupakan bagian dari para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia. "kalau kita hubungkan ada kaitannya kedua momen ini. Oleh karenanya kita peringati secara bersamaan," katanya.
Dengan memperingati Hari Pahlawan, Sony berharap para siswa semakin percaya diri untuk meraih cita-cita, dengan cara meneladani semangat perjuangan para pahlawan bangsa.
Dan sebagai lembaga pendidikan Muhammadiyah, pihaknya perlu berpartisipasi memeriahkan hari lahir Muhammadiyah. Dari situlah, bisa tanamkan lebih mendalam nilai-nilai kemuhammadiyahan pada diri siswa. "Karena kami bangga menjadi warga Muhammadiyah. Dan berupaya semaksimal mungkin mengamalkan nilai ajaran Muhammadiyah," ungkapnya.
Di milad yang ke 105 masehi dan 109 hijriyah ini, Sony berharap Muhammadiyah semakin mewarnai masyarakat dengan perdamaian. Dan dapat mewujudkan kebersamaan yang berkemajuan. "Untuk mencapai tujuan itu, kami terus melakukan fastabiqul khoirot, yaitu berlomba dalam kebaikan. Itu yang kami tekankan pada anak-anak," pungkasnya. (imm/sir/)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...