STMIK ASIA Kenalkan Mahasiswa dengan Industri Kreatif

 
MALANG - STMIK ASIA melakukan sejumlah terobosan demi menambah wawasan mahasiswa belajar keilmuan sesuai kebutuhan dunia kerja sesungguhnya. Diantaranya, mengundang para pelaku ekonomi kreatif memberikan pelatihan materi keilmuan serta pengalaman menjalankan bisnisnya dalam acara DILO (Digital Innovative Lounge) Malang  Goes To Campus di STMIK ASIA Malang. Acara ini diikuti sekitar 120  peserta, Rabu (15/11). Dalam kegiatan itu, STMIK ASIA Malang juga melakukan penandatanganan kontrak kerja sama (MoU) dengan DILO Malang untuk mengembangkan wawasan mahasiswa.
Risa Santoso, Direktur Pengembangan Bisnis STMIK ASIA Malang didampingi Ketua Perguruan Tinggi STMIK ASIA Malang Teguh Widodo kepada Malang Post menjelaskan, pelatihan ini sekaligus tindak lanjut dari kerja sama yang terjalin dengan DILO Malang.
Tujuannya untuk semakin membuka wawasan para mahasiswa STMIK ASIA Malang  agar mengetahui hal-hal  baru  berkaitan dengan industri kreatif maupun startup. 
Ia mengaku gembira, karena para mahasiswa cukup antusias untuk terjun ke dunia industri kreatif seperti bidang aplikasi game, perfilman, dan aplikasi jasa. Peserta pelatihan selain dari  jurusan Teknik Informatika, DKV, Manajemen dan jurusan lainnya.
"Antusiasme mahasiswa terjun ke dunia industri kreatif cukup besar, Namun, beberapa masih merasa takut berkolaborasi dengan pihak ketiga. Karena itu, kerja sama tersebut membuka peluang mahasiswa untuk terekspos dengan sesama pelaku industri kreatif,’’ papar Risa Santoso yang merupakan lulusan S2 Harvard University AS ini.
Perempuan ramah berambut sebahu ini memaparkan, melalui kerja sama dengan DILO ini sekaligus diharapkan bisa membuka koneksi dan peluang mahasiswa mencari referensi dari pelaku industri kreatif. Juga dalam bidang UMKM yang selama ini  telah dilaksanakan mahasiswa, serta dalam bidang digitalisasi.
“Jika kami  membutuhkan materi atau pelaku ekonomi kreatif, maka akan disediakan oleh DILO Malang. Sebaliknya jika DILO membutuhkan mahasiswa untuk menjalankan program atau kegiatan maka akan mendapatkan bantuan dari STMIK ASIA Malang,” ujar Risa  Santoso dengan pandangan mata berbinar-binar.
Public Relation DILO Malang, Anggita Satria menjelaskan DILO Goes To Campus menghadirkan beberapa pelaku ekonomi kreatif diantaranya dua pelaku start up IndoGetJob dan MIKTI  dari Malang.  
“Sebelumnya kami juga sudah mengadakan roadshow ke beberapa sekolah dan kampus. Jadi DILO sebagai motor penggerak ekosistem industri kreatif akan bersedia menjadi pemateri dalam program-program bidang industri kreatif, seperti diadakan STMIK ASIA Malang,” pungkasnya.  (nug/red/sir)

Berita Terkait

Berita Lainnya :