magista scarpe da calcio 200 Tim Berlaga pada Rektor CUP ITN


200 Tim Berlaga pada Rektor CUP ITN


MALANG - Sekitar 200 tim dari jenjang pendidikan SD hingga SMA di Malang Raya berlaga dalam ajang Rektor CUP ITN yang dihelat pada Sabtu, (18/11). Mantan pelatih Arema, Rahmad Darmawan hadir mengisi coaching clinic bagi para peserta. Sebagaimana event olahraga akbar lainnya, penyalaan obor digunakan sebagai simbol dimulainya turnamen tersebut.
Obor dinyalakan langsung Rektor ITN Malang, Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, kemudian diserahkan kepada salah satu pelari marathon Kabupaten Malang, Riyan Wibowo. Selanjutnya obor dibawa berlari dengan kawalan lima motor trail menuju kampus II, tempat diselenggarakan turnamen. Setelah obor sampai, dilanjutkan dengan pembukaan resmi Rektor Cup ITN Malang oleh Rektor, dan sambutan dari Rahmad Darmawan serta Morena Suprapto, anggota DPR RI Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga, ekonomi kreatif dan pariwisata.
Lalu mengatakaan, fenomena masuknya pengaruh narkoba yang terjadi pada siswa SD hingga SMA, salah satunya disebabkan kurangnya kegiatan bagi mereka.
‘’Dengan adanya turnamen Rektor Cup ITN ini diharapkan bisa memberikan kegiatan yang positif bagi siswa. Sekaligus, menjadi ajang pencarian bibit sepak bola untuk Malang Raya,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut, dia berharap bibit potensi tersebut dapat menembus berbagai tim sepak bola profesional. Salah satunya yang ada di Malang yakni Arema FC. Untuk itu, pihaknya berusaha mengakomodir secara maksimal.
Dalam penyelenggaraan ajang ini, ITN Malang bekerja sama dengan Malaya Soccer Academy (MSA) sehingga juara turnamen selain mendapatkan hadiah, juga berkesempatan untuk mengikuti seleksi untuk masuk ke sekolah sepakbola MSA atau klub Arema dan klub lainnya.
Coaching clinic diisi oleh Rahmad Darmawan. Lelaki yang akrad disapa RD tersebut bahkan rela terbang dari Malaysia hanya demi menghadiri acara pembukaan turnamen Rektor Cup ITN Malang ini.
"Tanggal 16 saya baru dari Malaysia dan memang sengaja pulang ke Indonesia demia acara ini. Besok saya sudah harus kembali ke Malaysia untuk menyelesaikan beberapa hal dengan klub saya di sana," ucapnya.
Dirinya megapresiasi upaya panitia untuk menghadirkan ruang bagi para pemain muda untuk berkompetisi. Itulah yang membuatnya hadir untuk memberikan coaching clinic bagi peserta.
"Saya rasa semua coaching clinic memiliki tujuan yang sama, untuk memberikan motivasi agar pemain muda agar terus semangat mengejar impian. Dan kadang mereka membutuhkan figur yang menarik bagi mereka untuk dijadikan role model. untuk itulah saya hadir di sini," imbuhnya. (oci/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top