664 Siswa TK Ikuti Open House SD Mardi Wiyata 1


MALANG – Sebanyak 664 peserta dari 26 TK se-Kota Malang berpartisipasi dalam kegiatan Open House SD Mardi Wiyata 1 pada Sabtu (18/11). Kegiatan Open House yang rutin digelar setiap tahunnya ini, diisi dengan beragam kegiatan antara lain, lomba mewarna, lomba tari dan kolase. Seluruh peserta nampak ceria dan antusias mengikuti jalannya acara, terlebih siswa siswi TK yang datang mengenakan beragam kostum dan busana mulai dari kostum polisi hingga pakaian adat daerah.
“Konsepnya ini tentang kepahlawanan, dimana kepahlawanan itu juga masih bagian dari materi di sekolah. Jadi kita selalu menanamkan nilai nilai kepahlawanan salah satunya adalah penanaman karakter seperti kemandirian, kerja keras, belajar yang tekun. Nantinya oleh anak anak dapat dirasakan lewat kegiatan kegiatan seperti saat ini,” ujar Agung Supriyanto, S.Pd., Ketua Panitia Open House kepada Malang Post.
Penentuan konsep kepahlawanan untuk siswa siswi TK ini juga didasari dari pendidikan karakter yang selalu dikedepankan oleh SD Mardi Wiyata dalam setiap kegiatan pembelajaran. Hal inilah yang juga coba ditularkan oleh SD Mardi Wiyata 1 kepada seluruh siswa TK yang hadir pada kegiatan Open House.
“Di sini pendidikan karakter memang setiap hari, misal hari Senin nasionalisme, ada upacara, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya wajib dikelas. Kemudian kalau hari Jumat ada nilai religius, yaitu penanaman karakter dibidang keagamaan. Nasionalismenya itu dimana 5 agama ada disini, kalau misalkan Islam ya kita antar ke masjid untuk Jumatan, yang Kristen juga ada bina iman sesuai keyakinan. Yang Katolik juga ada sendiri,” kata Agung.
Kegiatan Open House yang digelar sekolah di Jalan Jaksa Agung Suprapto 21 ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan juga sekaligus mewadahi potensi yang dimiliki oleh siswa siswi TK di Kota Malang.
“Pertama, yang jelas kami membangun mitra, mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan juga sangat perlu. Karena kita bisa maju di bidang pendidikan karena setiap komponen yang ada tetap dipertahankan. Kedua, mewadahi anak TK se-Kota Malang yang mempunyai potensi di bidang seni supaya dapat menyalurkan dan mengasah bakatnya sejak dini,” ungkap Agung.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Mardi Wiyata 1, Hubertus Edik Joko Yuhono, S.Pd. mengatakan kegiatan Open House seperti ini juga selalu dikemas berbeda dan selalu memberikan nilai lebih untuk para siswa dan orang tua. Contohnya, para orang tua siswa TK ini juga turut dilibatkan dalam lomba lomba, agar terwujud jalinan erat antara orang tua dan siswa.
“Kalau tahun itu coloring with parent, tahun ini ada kolase dengan orang tua. Kami ingin membangun sebuah kebersamaan orang tua dan anak dengan berkreasi bersama. Kami berharap tahun depan akan mengadakan Open House lebih besar lagi. Tahun 2018 kami memperingati ulang tahun yang ke 50 tepatnya pada tanggal 1 Januari, tapi Open House akan kami gelar dibulan yang sama, yaitu di bulan November,” kata Edik.
Pada Open House SD Mardiwiyata 1 kali ini, turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah MM yang juga sekaligus membuka kegiatan Open House dengan ditandai pelepasan balon bersama dengan jajaran pengurus Yayasan dan SD Mardi Wiyata. Pada pembukaan tersebut, Zubaidah sangat terkesan dengan kegiatan ini karena SD Mardi Wiyata 1 telah menerapkan salah satu program yang saat ini digagas oleh kementerian pendidikan.
“Beberapa hari yang lalu, kami rapat di Jakarta dalam rangka sosialisasi program program kementerian diantaranya itu  tentang program pendidikan keluarga. Pendidikan ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, baik pusat, daerah maupun provinsi dan juga antara lembaga penyelenggara pendidikan dengan orang tua dan masyarakat. Pada pagi ini kita saksikan, ternyata, program yang masih digagas itu, tapi di SD Mardiwiyata ini sudah melaksanakan,” ujar Zubaidah.
Zubaidah berharap SD Mardi Wiyata mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. “Selamat kepada yayasan Mardi Wiyata dan juga SD Mardi Wiyata. Kami sangat senang dan mengapresiasi kegiatan seperti ini. Semoga apa yang telah dilakukan nantinya keluaran (lulusan) Mardi Wiyata betul betul diterima di masyarakat dan masyarakat tidak ragu memasukkan putra putrinya di Mardi Wiyata ini,” kata Zubaidah. (yan/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...