magista scarpe da calcio Tim MSCIA UB Peringati World Diabetes Day


Tim MSCIA UB Peringati World Diabetes Day


MALANG – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Medical Students Comittee for International Affair (MSCIA) menutup rangkaian peringatan World Diabetes Day dengan menggelar aksi sosial di Car Free Day Ijen pada Minggu (19/11). Rangkaian peringatan World Diabetes Day dari MSCIA ini digelar selama 4 hari. Selama 4 hari itu, berbagai kegiatan dilakukan secara konsisten agar permasalahan tentang Diabetes dapat tersosialisasikan kepada masyarakat.
Pada hari pertama, dilakukan training terlebih dahulu kepada para volunteer yang dimiliki MSCIA. Volunteer yang mayoritas merupakan mahasiswa baru ini diajarkan berbagai hal tentang diabetes yang nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat. Pada hari kedua dilaksanakan praktik penerapan dari teori yang didapatkan pada hari pertama.
“Mayoritas volunteer kita kan mahasiswa baru, angkatan 2017. Mereka antusias tinggi sekali, karena seharusnya mereka belum dapat materi tentang itu, tapi oleh kita diberikan materi tentang itu,” kata Salma Elfajri Primadina, Vice Project World Diabetes Day MSCIA UB.
Sedangkan pada hari ketiga, setelah mampu mempraktekkan teori yang didapat, para volunteer terjun langsung ke masyarakat untuk menerapkan ilmunya dengan menggelar pemeriksaan gratis. Pemeriksaan gratis ini dilakukan kepada masyarakat RW 3 dari Kecamatan Rampal Celaket. Saat itu, masyarakat Rampal Celaket dapat mengikuti beberapa pemeriksaan antara lain pemeriksaan gula darah, pemeriksaan tekanan darah dan BMI.
Puncaknya pada hari keempat , digelar juga pemeriksaan serupa dengan dikemas lebih meriah. Pada kesempatan tersebut, selain pemeriksaan kesehatan, juga diadakan sosialisasi atau kampanye kesehatan tentang gizi dan diabetes kepada para pengunjung Car Free Day. Kampanye tentang kesehatan ini lebih dikenal dengan sebutan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)
“Banyak masyarakat yang masih kurang aware terhadap diabetes juga. Kadang dibiarin sampai parah sampai tidak bisa jalan. Intinya kita itu pencegahan diabetes sejak awal,” ungkap Elfa, sapaannya.
Selain itu ada juga lomba memasak bagi para volunteer dan masyarakat. Lomba memasak ini pun juga disesuaikan dengan tema World Diabetes Day, sehingga makanan yang dimasak pun harus sesuai dengan kriteria kesehatan tentang diabetes. “Jadi karena tema World Diabetes Day kita kali ini tentang ‘Women’, kita lebih fokus pada gizi, maka dari itu kita ada lomba masak. Jadi mereka juga praktek bagaimana sih makanan diet yang tepat untuk orang diabet itu seperti apa,” kata Elfa, sapaan akrabnya.
Melalui kegiatan seperti ini, Elfa pun berharap agar masyarakat luas mendapatkan manfaat lebih tentang permasalahan kesehatan khususnya diabetes karena penyakit ini sebenarnya dapat dicegah dan ditangani sejak awal. “Semoga acara prediction ini bisa benar benar memberi manfaat kepada masyarakat. Semoga apa yang mau kita sampaikan melalui acara bisa sampai pada masyarakat dan cegah Diabetes sedari awal,” pungkas Elfa kepada Malang Post. (yan/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top