Disdik Pantau Kinerja Guru Secara Online


MALANG – Per Januari 2018 nanti, perkembangan yang ada di sekolah akan cepat diketahui oleh Dinas Pendidikan Kota Malang. Tak hanya soal data dan jumlah karyawan di sekolah, tapi juga kondisi guru. Terutama profesionalitas guru dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya di sekolah.
Untuk itu, disdik melakukan sosialisasi pengenalan aplikasi bidang fungsional kependidikan yang dihadiri oleh operator Sekolah Dasar (SD) dan dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ka Disdik Dra Zubaidah, MM mengatakan, aplikasi ini digunakan untuk menilai transparasi guru dalam melaksanakan setiap tugasnya.
“Berapa jam guru mengajar, mereka sudah melaksanakan tugasnya semuanya harus diunggah di aplikasi ini,” kata dia.
Tugas operator adalah untuk menjalankan dan mengoperasikan data secara rutin setiap harinya. Untuk mengoperasikan aplikasi ini, operator setiap sekolah wajib membuat username berpassword untuk log in. Setelah log in,aplikasi ini menampilkan beberapa menu, yakni data statistic tentang sekolah dan pegawai Kota Malang, data pegawai TK SD SMP, Data sekolah SD, SMP, Kota Malang, Data Kecamatan Beserta jumlah sekolah dan pegawai, data prosentase PNS, serta profile sekolah.
Zubaidah berpesan kepada guru, agar tidak pernah lupa mengunggah setiap tugas yang telah ia selesaikan.
“Keuntungan ini adalah ketika nanti guru mengajukan sertifikasi sudah tidak ada lagi alasan menyalahkan Diknas, kalau tidak turun-turun,” kata Zubaidah.
Selain itu, penerimaan gaji berkala juga harus dilaporkan, agar guru juga mempunyai data masing-masing. Zubaidah mengatakan, disiplinnya guru dalam mengupload setiap data bertujuan untuk memudahkan Diknas memeriksa transparasinya, tanpa harus membuat laporan berkas tertulis. Prestasi guru, juga bisa terlihat secara otomatis oleh Diknas. Aplikasi ini juga bermanfaat untuk kenaikan pangkat guru.
“Aplikasi ini berguna untuk kenaikan pangkat guru. Data-data prestasi, atau ijazah dan selesainya studi juga bisa tercatat disini. Kami dinas pendidikan sudah langsung bisa megecek data secara berkala. Artinya kami mengikuti perkembangan baru dari data,” kata dia.
Zubaidah berpesan kepada calon operator untuk tidak memberitahukan password kepada guru ataupun pihak lainnya, bahkan juga kepala sekolah. Sebab, peran guru di sini hanya bertugas mengisi data perkembangan mereka saja. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...