Harus Jadi Energi Memulai Tugas Baru


 
Awal tahun lalu, ketika ditetapkan alih kelola salah satu risiko adalah adanya mutasi. Mutasi yang dilakukan bukan hanya dari atau wilayah Kota / Kabupaten saja. Tapi hingga keluar kota dalam satu Provinsi.  Beberapa guru dan kepala sekolah di Kota Malang juga turut menjadi korban mutasi. Guru SMKN 4 Malang contohnya yang dipromosikan menjadi kepala sekolah di SMKN Bangkalan. 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang (Disdik) Dra Zubaidah MM mengatakan, seorang guru ketika harus mengalami mutasi tidak perlu berkecil hati, kecewa atau merasa rendah diri.
Zubaidah mengatakan, seorang guru dimutasi, bukan berarti prestasinya menurun. Bukan pula berarti sudah tidak dibutuhkan di sekolah tempatnya mengajar. Namun menurut Zubaidah, seorang guru dimutasi adalah berdasarkan kebutuhan. 
“Ada guru yang dipromosikan sebagai kepala sekolah, ada guru yang dipindahkan ke tempat lebih ke pinggir misalnya, itu semua sesuai kebutuhan. Kami (disdik) sudah memperhitungkan semuanya,” terangnya.
Ia melanjutkan, mutasi guru bukanlah hal negative. Ia menceritakan, banyak guru yang sudah pernah mengalami mutasi, tapi mereka justru bisa berkembang dan membantu pengembangan lembaga sekolah baru yang ditempati.
“Jika seorang guru dimutasi, bukan berarti prestasinya menurun atau jelek. Yang pasti, dan yang utama ketika guru dimutasi alasannya adalah karena kebutuhan. Kami tidak mungkin memindahkan guru tanpa perkembangan. Bisa jadi, mereka bisa lebih berkembang dan bisa mengembangkan lembaga ketika dipindahkan ke sekolah lain,” kata Zubaidah.
Zubaidah mengungkapkan, mutasi guru tidak bisa terhindarkan dari siapapun. Ia mengimbau kepada setiap guru agar siap ketika mereka harus dimutasi sewaktu-waktu. Ia membeberkan, untuk tahun 2018, tentu akan ada guru yang harus dimutasi. Zubaidah meminta kepada para guru untuk mempersiapkan mental jika mereka harus mengalami mutasi.
“Itu sudah risiko, jadi guru harus siap jika mendapatkan risiko tersebut,” terangnya.
Seharusnya, lanjut dia, mutasi dijadikan sebagai awal mempunyai semangat baru untuk belajar di tempat baru. Mempunyai energi baru untuk memulai hal baru.
“Jika nanti ada guru yang dimutasi, harus bisa memanfaatkan tempat barunya sebagai tempat mengembangkan potensi baru pada dirinya. Bukan malah sebaliknya,” pesan dia. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :