Tanamkan Nasionalisme, SDN Kotalama 1 Gelar Drama Kolosal Pertempuran 10 November


MALANG – Peringati Hari Guru dan Hari Pahlawan, SDN Kotalama 1 Malang menggelar Pentas Drama kolosal di halaman sekolah pada Jumat (24/11). Tak kurang dari 150 siswa dari kelas 4 dan 5 memeragakan kembali hebatnya pertempuran 10 November 1945 antara para pejuang Kemerdekaan melawan penjajah.
Menirukan semangat yang sama, siswa siswi SDN Kotalama 1 Malang menampilkan perannya masing masing secara totalitas dengan atribut atribut yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Sebagian siswa berperan sebagai penjajah yang lengkap dengan atribut persenjataan pistol dan meriam. Sebagian siswa lagi ada yang berperan sebagai pejuang Kemerdekaan dengan menggunakan persenjataan bambu runcing dan sebagian siswa lagi berperan sebagai masyarakat biasa yang menggunakan pakaian khas zaman dahulu. Drama kolosal itupun sukses menghipnotis para guru dan siswa yang menyaksikan penampilan tersebut.
Maarif Sodiqi S.Pd, Pembina Ekskul Teater yang melatih para siswa ini, telah mempersiapkan drama ini dengan sedemikian rupa sehingga pesan dan tujuan yang diharapkan melalui momentum Hari Pahlawan dapat tersampaikan.
“Penekananannya lebih pada mengenang jasa para Pahlawan dan membangkitkan rasa nasionalisme. Kalau kita lihat dulu Pahlawan berperang mati matian dengan fisik, kalau zaman modern sekarang peperangan sekarang lebih dengan pemikiran dan belajarnya,” kata Arif, sapaan akrabnya.
Selain penampilan drama kolosal ini, sebagai peringatan Hari Guru pada 25 November, siswa siswi kelas 3 SDN Kotalama 1 Malang juga mempersembahkan hasil karyanya kepada para guru. Meskipun tampak sederhana, buah karya siswa berupa kerajinan bunga dari kertas ini merupakan hasil kerja keras buatan asli dari siswa.
“Prakarya ini dari kertas, ada juga dari pita. Karena anak kecil ya tentu ada kesulitan. Kalau repot ya tentu repot ngurusnya. Tapi yang terpenting hasilnya murid murid itu ikhlas memberikan kepada guru,” ungkap Brahma Dwi Octavianno, penanggung jawab peringatan Hari Pahlawan dan Hari Guru SDN Kotalama 1 Malang.
Sementara itu, Isnaeni S.Pd, M.Pd., Kepala SDN Kotalama 1 Malang, lebih jauh mengatakan, hal yang paling utama dalam acara peringatan tersebut adalah para siswa mampu meneladani perjuangan pahlawan dan sekaligus mengembangkan pendidikan karakter bertepatan dengan Hari Guru.
“Tujuan kegiatannya adalah mengembangkan pendidikan karakter yang meliputi jiwa nasionalis, integritas religious dan gotong royong. Juga tentang perjuangan pahlawan terutama pahlawan pendidikan, bertepatan dengan Hari Guru, maka diadakan penghargaan buat guru berprestasi. Juga ada penghargaan dari siswa berupa pemberian bunga, kue, kado kado bahkan lagu dan puisi untuk guru idolanya,” jelas Isnaeni. (yan/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :