Unisma Siap Raih Akreditasi Institusi A

 
MALANG - Memasuki usia ke-37 tahun, Universitas Islam Malang (Unisma) memasang target akreditasi institusi A Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Saat ini, status B sudah dikantongi perguruan tinggi NU ini. Dengan persiapan yang sudah mencapai 60 persen, Rektor Unisma Prof. Dr. Maskuri, M.Si optimis bisa segera menaikkan status akreditasi institusi yang dipimpinnya.
“Kami sedang proses menuju akreditasi A untuk institusi. Sebagian persyaratan yang sudah disiapkan sejak awal tahun 2017 kini mencapai 60 persen,” ungkap Maskuri kepada Malang Post ditemui usai upacara pembukaan Dies Natalis, Sabtu lalu.
Bekal penting yang dimiliki Unisma untuk mencapai target tersebut salah satunya adalah adanya enam prodi yang sudah akreditasi A. Salah satunya program S3 dan program lainnya masih menunggu hasil dari visitasi.
Maskuri membeberkan, selain mempersiapkan akreditasi, banyak hal yang akan dilakukan kampus ini. Diantaranya adalah rencana tahun 2018, pihak kampus juga mempercepat proses pembangunan Gedung Bundar. Gedung ini nantinya akan digunakan sebagai gedung serbaguna.
Rencananya, lanjut Maskuri, gedung ini nanti akan diresmikan oleh presiden pada Maret tahun 2018. Hadirnya presiden nanti, selain sebagai saksi resminya gedung bundar, diharapkan bisa memberikan warna baru bagi civitas akademik Unisma. 
"Saya harap para civitas akademika Unisma, baik dosen ataupun mahasiswa bisa mengambil ilmu sebanyak-banyaknya. Bukan hanya presiden, yang akan hadir juga enam menteri lainnya,” urainya.
Dalam dies natalis kali ini, lanjutnya, sejumlah menteri yang akan dihadirkan yakni menristekdikti, mendikbud, mensos, menpora, menag dan menteri PUPR. Keenam menteri yang akan meramaikan dies natalis unisma ini akan mengisi acara untuk seminar, workshop, talkshow dan agenda lainnya.
"Tentu saja hadirnya mereka nanti adalah untuk memajukan kualitas akademik Unisma," terang dia.
Komitmen Unisma dalam hal kualitas pendidikan berimbas pada makin meningkatnya kepercayaan pemerintah. Terbukti, Unisma ditunjuk untuk menyelenggarakan program profesi Guru (PPG) Bidang Matematika, Februari 2018 mendatang. 
“Ini merupakan sebuah pengakuan dari pemerintah karena Unisma memiliki partisipasi yang tinggi dalam mendukung pendidikan di Indonesia,” tukasnya.
Untuk program profesi, Unisma juga tengah menggarap program profesi untuk para lulusan sarjana teknik. Rencananya tahun depan, pihaknya sudah rampung menyusun berbagai program yang diperlukan serta membenahi para dosen yang nantinya akan mengajar dalam program profesi ini. Jika lulus dari program ini, mereka akan mendapat gelar baru yakni insinyur. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :