Hymne Guru Bergema di GKB 1 UMM


MALANG - Suasana haru menyeruak saat dosen dan mahasiswa UMM secara bersamaan menyanyikan lagu Hymne Guru. Pembacaan puisi oleh Fatin Naja, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris makin membuat suasana syahdu. Begitulah suasana peringatan hari guru yang digelar ribuan mahasiswa, karyawan, dan dosen, khususnya yang kuliah di Fakultas Pendidikan dan Keguruan (FKIP) UMM. Mereka bersama-sama melantunkan Hymne Guru di pelataran Gedung Kuliah Bersama I (GKB I) UMM dan balkon-balkon di masing-masing lantai di gedung berlantai enam itu.
Melalui acara ini, Wakil Dekan III FKIP Rohmad Widodo berpesan kepada mahasiswa untuk dapat menghayati nilai-nilai peringatan Hari Guru agar dapat menjadi guru yang profesional.
“Mahasiswa UMM harus bisa memenuhi empat kompetensi guru profesional, yaitu pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian sehingga kekurangan guru saat ini bisa dipenuhi mahasiswa FKIP UMM nantinya,” tukas Rohmad dirilis Humas UMM.
Perayaan ini digelar atas inisiasi FKIP UMM bersama Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP UMM. Jajaran civitas akademika dan mahasiswa dari program studi (prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Civic Hukum dan Pendikan Agama Islam kompak mengenakan atribut batik dan memenuhi gedung perkuliahan itu.
Wakil Dekan I FKIP, Sudiran mengungkapkan, ada tiga tantangan yang harus dihadapi oleh guru, yaitu kualitas guru, pemerataan dan kesejahteraan mereka. Sudiran menerangkan, kualitas guru harus terus ditingkatkan, salah satunya melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang dapat diikuti mahasiswa setelah menyelesaikan jenjang sarjana. Sementara pemerataan guru, lanjut Sudiran, dapat dilakukan melalui program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM3T).
Sedangkan tantangan ketiga terkait kesejahteraan dan kemakmuran guru yang tidak merata di Indonesia.
Sementara itu Ketua BEM FKIP Ahmad Rofiuddin mengaku perayaan Hari Guru Nasional ini menjadi refleksi untuk dirinya dan juga mahasiswa FKIP lainnya tentang perjuangan guru dan bagaimana menjadi guru di masa depan. (oci/mp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...