Buku ke-73 Diluncurkan Desember


MALANG - Nama Dr. Drs. H. Abdul Wahid, S.H., M.Ag cukup populer melalui tulisannya. Wahid, sapaannya, adalah salah satu akademisi yang paling aktif dalam menulis buku. Terhitung sejak tahun 1991, telah ada 73 judul buku yang ditulisnya. Semua berawal dari kesukaannya menulis, mulai dari artikel, opini, jurnal, cerita pendek, hingga menulis di jurnal internasional.
“Saya memang suka menulis, dan apapun yang dilakukan bila didasari rasa suka tentu akan jadi lebih mudah dijalankan,” ujar Wakil Direktur I Program Pascasarjana Unisma ini.
Tema tulisannya kebanyakan merupakan hasil kajian atau telaah dari kompleksivitas masalah yang ada di masyarakat, seperti halnya pelacuran, kekerasan hingga terorisme. Beberapa artikel mengenai kekerasan seksual juga pernah ditulisnya. Selain itu, dia juga kerap menulis untuk diunggah di laman Mahkamah Konstitusi.
“Kondisi dinamika kehidupan sosial masyarakat ini luar biasa, sehingga ketertarikan untuk mengulasnya makin menguat. Itu juga dipicu keinginan untuk menjelajah dunia melalui kasus dengan pendekatan ilmiah, sangat menarik untuk dilakukan,” sambungnya.  
Buku terakhir yang ditulisnya akan terbit pada bulan Desember mendatang, bertemakan kompilasi korupsi dalam kajian agama, HAM, hukum dan kebijakan publik. Dalam setahun ini, dirinya sudah menulis hingga empat buku.
Proses menulisnya sering kali terbentuk dengan adanya aktivitas lain. Untuk itu, dia menyiasatinya dengan selalu membawa laptop kemanapun, termasuk saat menghadiri konferensi internasional beberapa waktu yang lalu.
“Sepanjang ada gagasan yang menarik, maka kalau bisa ya langsung ditulis karena akan membuat tulisan jadi linear dan encer,” tandasnya.
Kepada anak muda, Wahid juga berpesan untuk membudayakan menulis. Problem bangsa yang makin rumit menjadikan tinta sebagai senjata yang luar biasa. Mahasiswa yang masih muda, lanjutnya, harus terus giat menuliskan berbagai gagasannya. (ras/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :