Gandeng Paiton, SMAN 8 Bangun Lab Panel Surya


MALANG - SMAN 8 Malang menyiapkan pembangunan laboratorium panel surya kerja sama dengan PT Paiton. Lab ini tak hanya akan menunjang kegiatan belajar di sekolah, tapi juga sebagai langkah penghematan.
Penggagas laboratorium, Lilik Triyani mengatakan, panel surya yang terpasang ini ditargetkan menghasilkan listrik untuk operasional. Sehingga mampu mengefisiensi pembiayaan operasional sekolah dalam kebutuhan listrik.
 “Dalam satu bulan, setelah dikalkulasi, bisa menghemat Rp 1,3 juta,” ujarnya kepada Malang Post.
Rencananya, laboratorium ini dibangun di lantai dua tepat di atas lobi pintu masuk SMAN 8. Tim pembuat laboratorium yang terdiri atas Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan melakukan sosialisasi kepada guru. Sosialisasi ini diharapkan bisa memberikan gambaran tentang laboratorium yang akan dihadirkan SMAN 8 pada Desember nanti. Harapannya, semua guru mengetahui bagaimana pengoperasian laboratorium ini, dan bisa membimbing siswanya nanti ketika harus belajar di sana.
Laboratorium Panel Surya tersebut akan dirancang dengan daya 15000 wattpeak. Dibangun dengan ukuran atap panel surya 8x12 meter, dan lantai berukuran7x8 meter. Laboratorium panel surya ini tidak hanya digunakan sebagai alat penghemat listrik bagi sekolah, namun juga  sebagai media pembelajaran bagi para siswa.
”Pelajaran apa saja dibebaskan untuk melakukan pembelajaran di lab ini. Guru juga dituntut kreatif untuk memberdayakan lab ini dalam setiap pelajarannya,” ungkap dia.
Tim guru akan membentuk kelompok-kelompok siswa dari berbagai latar belakang minat mata pelajaran. Selain mengembangkan laboratorium panel surya, SMAN 8 juga akan melakukan terobosan-terobosan baru, untuk metode lainnya. Misalnya, nanti siswa akan dibimbing untuk menghasilkan karya-karya baru seperti charger elektrik dari panel surya dan pengairan untuk kebutuhan hidroponik.
Laboratorium juga bisa dimanfaatkan untuk pelajaran ekonomi, diaplikasikan pada penerapan kurikulum pengembangan kewirausahaan pada siswa agar membentuk jiwa entrepreneur.  
”Siswa berperan sangat esensial dalam pembelajaran ini. Mereka menentukan supplier, harga jual, pembukuan, dan perawatan cafe library ini,” ujarnya.
Sementara itu, kepala SMAN 8 Malang, Dr Mochammad Shulton menargetkan pembangunan lab rampung Desember. Sehingga bulan Januari, bisa digunakan pembelajaran oleh siswa.
“Insya Allah nanti pada Bulan Januari sudah bisa digunakan, rencana Desember diresmikan. Lab kerja sama dengan Paiton ini sangat saya yakini bisa membantu meningkatkan kualitas dan skill anak-anak dalam bidang tenaga surya panel,” pungkasnya. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...