Film Karya Mahasiswa UM Juara di Singapura


MALANG - Nama Universitas Negeri Malang makin mendunia berkat prestasi yang dibawa oleh mahasiswanya dalam ajang video The 5-Mins Video Challenge, di Singapura beberapa waktu yang lalu. Film mereka meraih penghargaan sebagai juara 2 Internasional dan juara pertama People Choices. Dalam tema Connecting Lives, tim beranggotakan sepuluh orang tersebut menyajikan film pendek berjudul ‘Sowan’.
Sowan mengisahkan tentang perjalanan seorang pengendara motor yang melintasi kota. Saat melakukan perjalanan ke berbagai tempat, dia mendengar sebuah isu pertanian dan menemukan konflik yang terjadi antara petani, pengepul, dan penjual.
“Kami membuat ceritanya sendiri dan memang ingin mengangkat pertanian yang ada di kota Batu,” ujar sutradara film yang juga mahasiswa Desain Komunikasi Visual UM, Destian Rendra.
Dikisahkan, bertahun-tahun kemudian, sang pengendara berhasil menjadi wali kota dan membawa daerahnya makmur berkat seringnya dia mendengar, melihat, dan ‘sowan’ ke berbagai permasalahan di masyarakatnya.
Menurut Destian, kekuatan cerita dari isu yang tidak banyak orang tahu kemungkinan menjadi poin tertinggi bagi timnya untuk memperoleh juara. Berlatar belakang tempat di pasar, perkampungan dan persawahan, tim kerap terkendala cuaca yang tidak menentu.
Sebagai film bertemakan sosial yang pertama kali dia buat, banyak kesan yang didapatkannya selama proses pengerjaan. Film ini melibatkan banyak tokoh dan masyarakat, yang membuat proses pengerjaan film makin menantang di setiap harinya.
“Ini sangat berbeda dengan film berjudul Rotasi yang juga menjadi juara pertama dalam festival yang sama,” imbuhnya.
Menurutnya, pengambilan adegan di pasar adalah yang paling sulit mengingat timnya tidak dapat melakukan setting pada kegiatan yang ada di pasar. Destian mengatakan, timnya tentu tak mungkin menghentikan kegatan jual beli sehingga merekalah yang harus mengalah.
“Jadi kemudian kami harus menyesuaikan keadaan di pasar dengan apa adanya. Itulah yang paling sulit dalam keseluruhan film,” pungkasnya.
Tim terdiri dari M Syahidan, Rifky Bima, Ryansah, Sarah Qodriyani, Denny Pradana, Vicky Martin, Premy Bima, Eni W, dan Wildan Aji. Bagi Destian, ini adalah film keempatnya dalam setahun ini, Sementara, kegiatan membuat film telah sering dilakukannya sejak SMA, dan baru setahun lalu membentuk Hisstory Film bersama rekan-rekannya. (ras/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :