Ratusan Kursi Jurusan Keperawatan SMK Belum Terisi

MALANG - Jurusan Keperawatan di SMK ternyata kurang diminati pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Sejumlah sekolah terpaksa memerpanjang pendaftaran demi memenuhi pagu yang dibuka.
Seperti di SMKN 2 Malang yang memiliki jurusan Keperawatan Sosial. Dari pagu 144 siswa, masih ada 55 kursi yang kosong.
 “Semua jurusan yang kami buka sudah terpenuhi pagunya, hanya jurusan Keperawatan Sosial yang kurang siswanya,” ungkap Kepala SMKN 2 Bagus Gunawan, S.Pd, M.Si kepada Malang Post.
Menurutnya, hingga pukul 24.00 WIB tadi malam, pendaftaran untuk jurusan ini masih dibuka.
“Biasanya jurusan ini selalu terpenuhi. Selain karena memang pagu yang tidak besar, jurusan ini unik sehingga bisa menjadi pilihan alternatif masyarakat,” kata Bagus.

Sementara di SMKN 11 Malang, peminat terendah adalah jurusan Keperawatan Gigi. Hingga kemarin, masih ada 28 kursi kosong. Padahal, jurusan ini hanya menerima 36 siswa saja.
Kepala SMKN 11 Drs. Gunawan Dwiyono , S.ST., M.Pd mengakui untuk jurusan keperawatan gigi yang baru didirikan, belum menarik bagi calon siswa. Karena,mungkin menurutnya untuk skill keperawatan masih membutuhkan lagi jenjang yang lebih tinggi.
 “Mungkin masyarakat ingin putra-putrinya untuk langsung kerja. Mereka berpikir, jurusan ini masih membutuhkan studi lanjut lagi,” kata Gunawan kepada Malang Post kemarin.
Kondisi yang sama juga terjadi di SMKN 13 yang masih kurang 94 siswa untuk Jurusan Keperawatan. Prapto Deprianto mengatakan, adanya kekurangan pagu yang cukup banyak tahun ini untuk jurusan keperawatan yang biasanya terpenuhi juga cukup disayangkan. Padahal pagu jurusan ini sengaja diperbesar yakni 144 kursi. Alasannya, jurusan ini, merupakan jurusan yang menurutnya cukup menjanjikan di dunia kerja. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...