Pemerintah Dorong Riset Pertanian, Maritim dan Energi


MALANG - Minat menulis dosen di Indonesia menurun, tahun ini. Tak hanya itu, rangking jumlah penelitian juga masih berada di bawah.
Hal tersebut diungkapkan Dirjen Penelitian dan pengabdian Masyarakat Kemensristek Dikti, Prof Ocky  Karna Radjasa, M.Sc saat menjadi keynote speaker dalam seminar internasional The 2nd International Conference on Engineering Technology and Applied Science (ICES), di Kampus II ITN, Sabtu (2/12/17).
"Ada banyak hal yang bisa diteliti di Indonesia, terutama dalam bidang tertentu yang masih ada kaitannya dengan program nawacita Presiden. Bidang itu sangat kami utamakan," kata dia.
Beberapa bidang riset yang menjadi prioritas saat ini adalah bidang pertanian, maritim dan sumberdaya energi. Bahkan dikti sudah menyediakan anggaran khusus sejumlah Rp 200 juta untuk tiga bidang ini.
"Anggaran yang sudah kami siapkan untuk dijalankan di 2018 bertujuan juga untuk bisa meningkatkan kolaborasi riset dalam tiga bidang prioritas itu," lanjut Ocky.
Ocky mengharapkan, bidang riset tahun depan bisa lebih meningkat lagi. Juga untuk kerja sama riset yang ia harapkan bisa memberikan kontribusi bagi negara.
"Untuk tiga bidang itu, saya mengharapkan bisa ada kolaborasi riset. Tentu saja kolaborasi riset ini diharapkan bisa membantu pemerintahan dalam program nawacita Presiden Jokowi,"terangnya.
Sementara itu, Rektor ITN Malang Dr Ir Lalu Mulyadi mengatakan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan prestasi, terutama dalam penulisan jurnal internasional sekaligus memberi sumbangsih nyata dalam kemajuan pendidikan di Indonesia.
"Seminar ditekankan untuk meningkatkan penerapan teknologi dan terutama peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa," katanya.
Lalu mengatakan, ada lima negara yang diundang dalam seminar ini. Perwakilan negara ini akan turut berpartisipasi dalam seminar tentang aplikasi teknologi positif bagi kemanusiaan. Negara yang hadir Malaysia, Jerman, China dan Jepang.
Ia juga menambahkan, pihaknya berupaya keras mendorong kemajuan kampus guna maksimalkan implementasi Tri Dharma Perguruan tinggi dalam memakmurkan rakyat Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran rektorat, dekanat, fakultas, dosen, keynote speakers, kepala LPPM se-malang, hingga mahasiswa.
Berbagai pemateri nasional dan internasional turut hadir, diantaranya, Prof, Dr. Rizalman Mamat dari UMP, Prof.Dr.lr. Achmad Herman Yuwono. M.Phil.En. dari UI, Prof Dr. Ferdinand Olawsk dari Karlsruhc University of Applied Science, Germany dan Prof Dr Wan Azmi Wan Hamzah dari UMP, Prof Dr Mahadzir lshak dari UMP,  Prof.Dr. Jiang Xiaoxia dari Ningxia University China, Prof.Dr. Kenichi Shibashi dari Nagoya University. (sin/sir/oci)

Berita Lainnya :