UB Dipercaya Kembangkan Wisata Kampung Sumur Injeksi

 
MALANG – Kementerian BUMN berharap Universitas Brawijaya (UB) bisa membantu program kerjanya ke depan untuk menjadikan bisnis pariwisata yang melibatkan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Deputi ELKP Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah ketika melakukan kunjungan ke UB, kemarin.
Edwin menyampaikan niat serta ajakannya kepada UB sebagai kampus yang terpilih untuk membuat wisata kampung dengan sumur injeksi di beberapa kota, yakni, Surabaya, Jakarta, dan juga daerah wisata Candi Borobudur.
“Kami perlu bimbingan Prof Bisri yang mempunyai karya ilmiah sumur injeksi. Karena ini sebagai wujud kepedulian BUMN untuk mendorong agar tidak hanya di Glintung, tapi juga di berbagai daerah di Indonesia,” ungkap Edwin.
Karena, lanjut dia, sudah dua tahun ini BUMN tidak hanya mencari keuntungan tapi juga memberdayakan lingkungan masyarakat. Ia pun mengakui, kehebatan Kampung Glintung yang telah diinisiasi oleh Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mochammad Bisri, MS, dan Ketua RW 23 Kampung Glintung, Ir. H. Bambang Irianto.
Sementara Bisri mengakui, sumur injeksi yang dipunyai Kampung Glintung lebih bagus daripada buatannya di awal dulu.
"Inovasi sumurnya lebih bagus karena ada keterlibatan masyarakat yang kooperatif dan mau terus merawatnya. Serta memadukannya dengan tanaman hidroponik," pujinya.
Di negara lain, lanjut dia, setiap ada orang yang mengambil air 100 meter, misalnya, juga harus membuat sumur injeksi 100 meter. Sehingga air tetap tersedia. Menurutnya, itu patut pula mulai diterapkan untuk kampung Glintung selanjutnya. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...