Parang Kusumo Bridge Jadi Jembatan Teringan

MALANG - Lembaga Semi Otonom (LSO) Teknik Sipil Fakultas Teknik, yaitu Tim Surya UMM meraih prestasi di ajang Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KGBI) dan Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) 2017. Tim ini berhasil meraih juara III KGBI dan Juara III KJI kategori canai dingin pada perhelatan lomba KJI & KGBI ke-9 yang digelar Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), 9-12 November 2017 lalu di Politeknik Negeri Malang.
Tim KJI canai dingin Surya UMM diketuai Trihartadi Panggah Santoso, dengan anggota Trihartadi, Fendi Widagdo, Riski Anita Hawari dan Mahendra Aziz. Tim berjuluk Pandawa Anderpati ini berhasil membuat jembatan berjenis Deck Type Trust, sepanjang 4,3 meter dan lebar 0,9 meter untuk pejalan kaki yang saat penilaian mendapat predikat terkuat ketiga dan jembatan teringan.
“Untuk menyesuaikan dengan tema kompetisi yaitu ringan, kuat, estetis dan berwawasan nusantara, kami mengaplikasikan batik Parang Kusumo di bagian pegangan pejalan kaki. Oleh karena itu jembatan kami ini diberi nama Parang Kusumo Bridge,” jelas Trihartadi dirilis Humas UMM.
Di sisi lain, gedung rancangan tim KGBI Surya UMM yang berjuluk Arghani Squad ini tak kalah menarik. Tim yang beranggotakan Ashari Eria Filateli, Moh. Irfan Al-Anshori dan Pramesta Armanisag Pangestuti ini berhasil membuat bangunan model dua lantai tahan gempa yang ukurannya enam kali lebih kecil dari bangunan asli.
Ketua Arghani Squad, Ashari Eria Filateli, menjelaskan bahwa timnya merancang bangunan yang berbudaya nusantara dan berwawasan lingkungan. “Senada dengan konsep tim KJI, kami mencoba mengaplikasikan budaya-budaya yang ada di Indonesia dengan bangunan modern yang kami buat. Karena itu, kami beri nama bangunan kami Sasana Kresnapaksa,” jelas Eria. (oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :