Industri Halal Untungkan Lulusan PT Islam

MALANG - Halal yang dulunya hanya sekadar hal yang diperbolehkan dalam Islam kini sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup, lifestyle, bagi komunitas muslim dunia. Bisnis halal dan berbasis syariah pun semakin berkembang di dunia. 
Karena itulah, Fakultas Ekonomi Unisma bekerja sama dengan IAI wilayah Jawa Timur Komisariat Malang Raya menyelenggarakan International Seminar Halal Industrial Development Toward Civil Society. 
Hadir sebagai pembicara Rozmiza Bidin PhD dari Universiti Putra Malaysia, Dr Pujihandayati MM, Akt dari IAI wilayah Jatim Komisariat Malangraya dan Harun Al-Rasyid PhD  dari Wise University, Jordan.
Rozmiza mengatakan, perkembangan industri halal akhir-akhir ini begitu pesat, hal ini di dorong kesadaran umat muslim untuk menerapkan ajaran serta konsep Islam dalam kehidupan sehari-hari. 
"Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di Dunia dan 85% di antara beragama Islam. Dengan jumlah populasi muslim yang sangat besar menjadikan Indonesia mempunyai potensi pasar Industri halal yang besar pula," jabarnya.
Menurut Rozmiza, perkembangan industri halal ini menjadi peluang besar bagi akademisi ekonomi universitas keislaman. Banyaknya perusahaan berbasis syariah ini membutuhkan SDM yang berkarakter islam.
Menurutnya, perguruan tinggi islam justru bisa memanfaatkan wawasan keislamannya di era ini. Baik untuk membuka usaha ataupun bekerja mengembangkan usaha industri halal.
"Di perguruan tinggi berbasis Islam mempunyai peluang besar untuk mulai mengembangkan industri halal. Juga saya yakin, pelaku industri halal pun akan lebih memilih perguruan tinggi berbasis Islam untuk membantu mengembangkan usahanya," terang dia.
Untuk itu, ia menyampaikan jika memang mahasiswa ingin memanfaatkan peluang ini, harus mempersiapkan sejak sekarang. Sebab, di era persaingan pasar kerja yang ketat, peluang ini bisa menjadi potensi besar.
"Dalam dunia kerja selain wawasan yang penting adalah attitude dan moral. Attitude ini menjadi nilai plus. Industri meyakini, attitude perguruan tinggi berbasis islam tentu akan lebih islami. Dan itu akan mencerminkan perusahaan mereka," terangnya. (sin/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...