14 Kasek Baru Bertugas Sukseskan UN

MALANG - Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2018, Dinas Pendidikan Kota Malang (Disdik) menggelar pelantikan kepala sekolah. Sebanyak 14 kepala sekolah (kasek) SD dan SMP dilantik oleh Wali Kota Malang HM Anton, kemarin (4/12), di Aula Disdik Kota Malang. Kepala sekolah yang dikukuhkan terdiri dari 12 kepala SD dan 2 kepala SMP. Diantaranya adalah kepala SMPN 4 dan SMPN 24 sebelumnya dijabat rangkap oleh kepala sekolah lain. 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM menuturkan, mereka segera dilantik untuk menyukseskan jelang pelaksanaan UN.
Zubaidah mengharapkan keberadaan kepala sekolah baru ini yang bertepatan dengan semakin dekatnya pelaksanaan UN, bisa segera membantu kesuksesan pelaksanaan, mulai persiapan hingga kelulusan.
"Memang kami segera melantik mendekati pelaksanaan UN. Agar segera bisa membantu pelaksanaan teknis dan operasionalnya," kata Zubaidah.
Zubaidah ingin dengan adanya kepala sekolah baru, pelaksanaan UN seluruhnya bisa berjalan dengan lancar, hingga proses penandatanganan ijazah. Sebab, ada beberapa sekolah yang  harus segera mempunyai kasek dikarenakan yang lama sudah pensiun.
"Harapannya nanti, saat penandatanganan ijazah sudah ada kepala sekolah yang baru. Karena ada sekolah yang tidak punya kasek, alias kosong. Kalau tidak segera diisi, ijazah mereka bagaimana," kata dia.
Ia membeberkan, para kepala sekolah yang mayoritas menggantikan kepala sekolah yang pensiun berasal dari promosi kepala sekolah dan mutasi. 
Pesan dia kepada kepala sekolah baru ini adalah, agar bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab barunya. Terutama tugas mereka dalam waktu dekat, mempersiapkan dengan baik pelaksanaan UN.
Bagi mereka yang telah dipromosikan sejak lama, lanjut dia, ini merupakan kesempatan untuk bisa melakukan tanggung jawab dan tugas dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Malang.
Salah satu guru yang diberi amanah menjadi kepala sekolah dan dilantik kemarin adalah Maria Muslichah. Ia sudah dipromosikan sejak dua tahun lalu. Maria adalah guru dari SDN Purwantoro 8 yang sudah mengabdi selaman 28 tahun, kini diberikan amanah menjadi kepala SDN Jatimulyo 2.
 "Saya dipromosikan sejak dua tahun lalu. Tapi memang masih menunggu. Sekarang kebetulan saya menggantikan kepala sekolah yang telah pensiun," kata Maria. 
Sementara itu, Wali Kota Malang H. Moch Anton menegaskan, jabatan kepala sekolah bukan jabatan utama yang dicapai seorang guru. Tapi sebuah tugas baru yang harus dilakukan dengan amanah dan bertanggung jawab.
“Selamat, semoga bermanfaat bagi masa depan yang maju dan berkualitas dan cita-cita Kota Malang sebagai kota pendidikan yang bermartabat dapat tercapai melalui tangan-tangan saudara,” harap Anton. (sin/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :