Mengajar Lebih Atraktif, Guru Wajib Gunakan Power Point


MALANG - Lembaga Pendidikan Ma'arif NU menggelar Workshop Digital Learning untuk guru di Aula PSBB MAN 3 Jalan Bogor, Sabtu (9/12). Acara ini diikuti oleh seluruh guru LP Ma'Arif mulai dari jenjang SD/MI,SMP/MTs, hingga SMA/MA.
Dalam workshop ini, dipaparkan tentang pembelajaran berbasis online yang tidak membosankan. Narasumber utama, Augusty Firmansyah mengatakan pembelajaran yang tidak membosankan saat ini bisa siasati dengan membuat Power point. Namun, kebanyakan guru masih awam dengan penggunaan Power Point yang menarik untuk siswa.
“Agar tidak membosankan guru harus bisa mendesain teks dengan cantik. Desain yang bisa diterapkan bermacam-macam,” ujar manager umum unit usaha online ini.
Ia pun memberikan contoh desain yang bisa diterapkan guru, sambil menunjukkan langkah-langkahnya. Selain mengajar digital, ia juga memberikan pemaparan tentang membuat soal ujian, hingga mengoreksi secara online. soal bisa keluar sendirinya menggunakan form.wondershare Quiz creator.
Aplikasi ini sangat membantu pekerjaan guru, mereka bisa membuat soal secara online, mempunyai bank soal yang akan terprogram otomatis dan bisa mengoreksi secara manual.
Ia melakukan tutorial, mulai dari downkoad aplikasi ini di Playstore. Setelah itu, langkah-langkah berikutnya ia presentasikan. "Kita klik dulu buat soal lalu bapak/ibu bebas memasukkan soal. Ada kuotanya. Tapi kalau memang soal overload, akan disimpan otomatis di bank soal," terangnya.
Guru MAN 3 Malang itu memberikan contoh beberapa saat tentang cara praktik aplikasi ini. Para peserta pun juga mengikuti dengan laptop masing-masing. Walaupun bisa mengikuti, namun ternyata masih ada beberapa peserta yang masih belum bisa mengaplikasikan. Ketika ditanya,mereka masih menjawab kebingungan.
Melihat bingungnya peserta, pria yang akrab disapa Firman lantas memberikan tutorial satu per satu dari peserta. Ia melakukan tutorial sampai semua peserta berhasil mengaplikasikannya
Ketua LP Ma'Arif Kota Malang, Dr Mochammad Shulton mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan harapan bisa memberikan pemahaman kepada guru LP Ma'Arif untuk tetap terus aktif melakukan pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman. Ia ingin agar guru-guru LP Ma'Arif tidak kalah canggihnya dengan siswa.
"Zaman sekarang ini kan kita sudah perlu terus melakukan upgrade, sebab guru tidak bisa hanya diam mengajar ala kadarnya. Kami tentu ingin memberikan yang terbaik bagi siswa," ungkap Shulton, sapaan akrabnya.
Ketua Pelaksana, Dr sutaman juga mengharapkan, dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan wawasan baru bagi guru LP Ma'Arif. Mereka lebih bersemangat mengajar dan mendidik siswa. "Karena dipaparkan kelebihan-kelebihan dan kemudahan basis online, jadi saya rasa guru-guru akan semangat belajar," kata Sutaman.
Kegiatan workshop ini diikuti oleh 120 peserta, yang tidak hanya diikuti oleh guru LP Ma'Arif kota Malang. Namun juga di beberapa wilayah Jawa Timur, seperti Jogjakarta, Lombok,Kediri dan Situbondo. (sin/nda)

Berita Terkait

Berita Lainnya :