magista scarpe da calcio PGRI Perjuangkan Kenaikan Insentif Guru Honorer


PGRI Perjuangkan Kenaikan Insentif Guru Honorer


MALANG - Keberadaan honorer amat berarti bagi pemerintah dalam mengatasi kekurangan guru di sekolah. Karena itu, PGRI terus berupaya memerjuangkan kesejahteraan honorer.
Demikian diungkapkan Ketua Umum PGRI Provinsi Jawa Timur Drs. Ikhwan Sumadi saat memberikan sambutan di acara Peringatan HUT PGRI ke-72 tahun dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 di Kota Malang.
“Kita berharap dan ingin pemerintah bisa memberi perhatian penuh dengan permasalahan di bidang pendidikan dengan kekurangan guru. Salah satunya dengan memberikan tunjangan pada honorer,” ujar Ikhwan Sumadi.
Menurutnya hal tersebut sudah mengacu pada aturan pemerintah, bahwa honorarium diambilkan dari dana BOS sebesar 15 persen.
Dengan tema “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter" pada HUT PGRI dan HGN di tahun 2017 ini, ia menyampaikan kesadaran kolektif merupakan wadah untuk bersatu dan bersama dengan pemerintah dalam bidang pendidikan dan tetap mengkritisi jika ada masalah yang tidak bersimpati kepada guru.
“Sedang untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja, guru memiliki hak dan kewajiban dengan menjadi guru yang profesional. Jadi guru harus mengenal dan memahami aturan main guru profesional. Dengan begitu guru mempunyai hak atas kebutuhan hidup minimum,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Umum PGRI Kota Malang sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM juga menegaskan kekurangan tenaga pendidik di Kota Malang saat ini sekitar 500 guru. “Kekurangan tenaga pendidik saat ini sekitar 500 guru, itu sudah seluruhnya dari SD, SMP, SMA dan SMK. Namun kita mengupayakan melalui guru honorer untuk mengisinya,” ungkap Zubaidah kepada Malang Post.
Kekurangan guru yang diambil dari GTT juga dilakukan dengan penambahan intensif dari pihak kepala sekolah yang melakukan mou dengan pemerintah. Untuk Kota Malang, pemerintah telah memberi intensif sesesar Rp 500 ribu kepada GTT setiap bulannya.
Dalam perayaan puncak Hari Guru yang digelar di Graha Cakrawala UM, Wali Kota Malang M Anton juga hadir membuka acara. Acara diikuti sekitar 5.000 anggota PGRI Kota Malang. Disela-sela kegiatan juga diisi dengan kretivitas oleh kepala sekolah dan guru Kota Malang per kecamatan berupa Operet Joko Tarub, Sarif Tambak Yoso, Suminten Edan, Anoman Gandrung dan tari pensona Gandring serta pembacaan puisi oleh Wali Kota Malang M Anton. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top