magista scarpe da calcio Futsal Jadi Agenda Rutin, Tahun Ini Kali Kedua Lomba Perkusi Digelar


Futsal Jadi Agenda Rutin, Tahun Ini Kali Kedua Lomba Perkusi Digelar

 
MALANG - PERAYAAN HUT ke-30 SMK PGRI Singosari tahun ini berlangsung meriah. Selama dua hari sejak Selasa (12/12) lalu, para peserta tim delegasi dari setiap kelas telah menampilkan karya terbaik mereka dalam seni musik tradisional.Maka pada hari ini bersamaan dengan dilaksanakannnya laga final pertandingan futsal, pemenang lomba perkusi akan ditentukan. Baik perkusi maupun futsal merupakan lomba yang rutin digelar SMK PGRI Singosari dalam rangka memeriahkan HUT sekolah yang berada di Jalan Morotanjek ini. 
“Futsal sudah jadi agenda tahunan kami, sedangkan perkusi baru dua tahun terakhir digelar,” ucap Nurul Muafidah, SS selaku kordinator Lomba Perkusi.
Ia mengatakan, digelarnya lomba perkusi merupakan sebuah ide kreatif yang dicetuskan guru untuk memeriahkan kegiatan HUT sekolah. Pasalnya, selain menjadikan siswa lebih kreatif memainkan alat musik tradisional, kecintaan mereka terhadap seni budaya lokal tidak akan hilang. 
“Kita semua tahu kan bahwa anak-anak zaman ini lebih suka musik modern dibandingkan musik tradisional. Maka dengan konsistensi kita melaksanakan lomba perkusi ini akan memperkuat kecintaan siswa pada budaya lokal," terangnya.
Meskipun persiapan lomba ini hanya sebulan, para siswa tampak lihai menggunakan setiap alat musik yang dimainkan. Diantaranya ada angklung, gendang, calung, balerang dan sebagainya. Selain itu ditambah dengan alat musik ala kadarnya, membuat suara musik yang dimainkan semakin terdengar merdu dan harmoni. 
Sebagian instrumen mereka buat sendiri, tapi sebagian besar mereka bawa dari kampung masing-masing yang selalu aktif dalam kegiatan musik patrol. Nurul menjelaskan, dalam lomba musik perkusi ada beberapa kategori penilaian. Antara lain kekompakan, vocal, harmonisasi nada dan kostum. 
Sama halnya dengan peserta perkusi, pada lomba futsal juga diikuti oleh 18 tim. Permainan menggunakan sistem gugur. Futsal yang memang banyak digemari oleh masyarakat, juga terlihat di lingkungan SMK PGRI Singosari. Terbukti dengan antusiasme peserta dalam olahraga ini. Bahkan setiap kelas telah memiliki kostum tim masing-masing. 
“Semua peserta tampak bersemangat, bahkan setiap kelas memiliki suporter yang kompak dan selalu memberi dukungan pada timnya,” ujar Agus Setiawan, S.Pd selaku kordinator lomba futsal.
Ia menambahkan, dalam penentuan juara nanti, selain juara 1, 2 dan 3, juga akan diberikan penghargaan buat top score dan the best player. Bahkan juga bagi supporter terbaik. 
"Oleh karenanya kami wajibkan setiap tim untuk memiliki supporter yang mendukung di pinggir lapangan," tambahnya.
Lebih dari itu, Agus melanjutkan, dalam perlombaan futsal yang lebih dipentingkan adalah pengetahuan siswa akan sistem dan aturan permainan futsal itu sendiri. 
"Sebab futsal itu berbeda dengan sepak bola. Oleh karenanya kami mendatangkan wasit dari luar yang ahli di bidangnya, untuk sekaligus memberikan pengajaran pada anak-anak," pungkasnya.
Kemeriahan HUT SMK PGRI ke-30 akan berlanjut hingga Sabtu (16/12) mendatang. Dengan agenda jalan sehat yang akan dilaksanakan besok dan motor modifikasi sebagai puncak acara di hari terakhir. (imm/sir/oci)

Berita Lainnya :