Gali Potensi Bisnis, STIE-STMIK ASIA Gandeng MCF


 
MALANG - STIE-STMIK ASIA menginisiasi kerjasama dengan Malang Creative Fusion (MCF) untuk melakukan kolaborasi lembaga akademik dan industri kreatif. Kolaborasi ini dilakukan untuk membantu mahasiswa STIE-STMIK ASIA menggali potensi mereka dengan pelaku bisnis. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan di kampus STIE ASIA, kemarin.
Inisiator Lembaga Inkubasi ASIA, Widiya Dewi Anjaningrum SSi MM mengatakan dengan adanya kerjasama ini, ia berharap mahasiswa bisa membantu industri kreatif di Malang. Keuntungan bagi mahasiswa, berkolaborasi dengan pelaku bisnis adalah bisa menggali potensi secara langsung di lapangan dan mengetahui langsung seluk beluk berbisnis.
“Karena STIE-STMIK ASIA ini berbasis bisnis dan IT, jadi saya rasa untuk menyalurkan potensi mereka melalui cara ini bisa lebih membantu mahasiswa untuk siap menjadi pelaku bisnis atau pekerja di bidang bisnis,” ungkap Widiya.
Untuk itu, lanjut dia, kerjasama dengan MCF diharapkan jadi wadah berkumpulnya seluruh subsektor industri kreatif. Sehingga mampu menghubungkan banyaknya sub industri kreatif di Kota Malang dengan mahasiswa. Ia membeberkan, bentuk nyata kerjasama ini nantinya adalah melalui kegiatan akademik, misalnya magang, penelitian atau pengabdian. 
STIE-STMIK ASIA akan membuat kurikulum baru berkenaan dengan program kerjasama ini. Pelaku industri kreatif juga akan dilibatkan dalam penyusunan kurikulum mata kuliah Technology in Practice pada STMIK ASIA Malang dan Business Practice di STIE ASIA. 
“Kedua mata kuliah itu wajib diikuti mahasiswa selama empat semester, yakni semester 1-4 dan akan kami laksanakan seoptimal mungkin dengan kurikulum yang sesuai,” bebernya.
Selain itu, Widiya mengungkapkan, harapan nanti ketika mhasiswa sudah berperan langsung untuk berkolaborasi dengan pelaku industri kreatif, sedikit demi sedikit mindset dan keterampilan dalam dunia bisnis dimiliki mahasiswa. Menariknya, bukan mahasiswa saja yang bisa memberikan peran dalam kolaborasi ini, dosen pun bisa turut berperan mengembangkan sektor industri kreatif, untuk bidang tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
Koordinator MCF, Vicky Arief Herinadharma, S.Kom mengungkapkan, ini adalah kerjasama pertama MCF dengan Perguruan Tinggi. Ia berharap dengan kerjasama ini, mahasiswa dan akademisi dari STIE-STMIK ASIA bisa membentu pengembangan industri kreatif di Kota Malang.
“Karena saya anggap ASIA sangat konsisten dan komitmen dalam bidang bisnis, jadi sngat berpotensi sekali untuk membantu kami dalam pengembangan industri kreatif,” ungkapnya. (sin/nda)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...