Berkarakter dan Berjiwa Sosial, Duta Kampus Uniga

 
MALANG - Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Gajayana Malang (Uniga) terpilih menjadi finalis Duta Kampus. Mereka sebelumnya diseleksi dari ratusan mahasiswa. Seleksinya tidak main-main, selain harus pintar, mereka juga harus berbakat. Para finalis tersebut kemarin diwajibkan unjuk kebolehan menampilkan bakat dan kemampuan mereka di hadapan  juri. 
“Dari 10 finalis ini selanjutnya dipilih sepasang duta kampus yang mengemban tugas selama satu tahun ke depan,” ungkap Rektor Uniga Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM.
Untuk menilai siapa yang layak jadi juara, ada tiga juri penilai yang dihadirkan. Yakni rektor Uniga yang akan memberi penilaian tentang wawasan Kampus, Kabid Pengendalian Penduduk Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Malang Ratih Purnamawati,S.Sos, MM,  yang akan memberi penilaian tentang komitmen mahasiswa untuk kampus dalam sinergitas dengan lingkungan sosial, Serta akademisi Uniga dari jurusan Ilmu Komunikasi.
Sebelum penilaian tentang performa, kesepuluh finalis menampilkan bakat mereka. Bakat yang ditampilkan beragam, misalnya tarian tradisional, menyanyi, membaca puisi dan monolog. Rektor Uniga Dyah membeberkan, selain mempunyai bakat, duta kampus Uniga harus mempunyai keahlian komunikasi, wawasan yang luas, serta sikap yang baik.
“Yang terpenting dari duta kampus memang harus mempunyai wawasan dan pengetahuan tentang kampus. Tapi disamping itu, yang lebih penting harus mempunyai karakter, sikap yang baik, wawasan yang luas tentang sosial juga dibutuhkan,” kata guru besar ekonomi itu.
Rektor yang terkenal dengan jargon cantiknya itu membeberkan tugas duta kampus terpilih periode 2017-2018 ini harus bisa membawa nama Uniga ke masyarakat, memberikan citra positif, serta informasi yang informatif. Dyah yakin, karantina yang dilakukan selama dua hari, telah memberikan bekal itu semua, sebelum pada akhirnya mereka tampil di hadapan juri.
Selain itu, ia juga yakin, kesepuluh finalis yang bertanding, mampu mengemban tanggung jawab yang besar. Sebab, ia membeberkan, para finalis yang bertanding juga telah lolos seleksi akademik, yang artinya mereka harus mempunyai riwayat akademik yang bagus.
Ia berharap, dengan adanya duta kampus yang baru, bisa memberikan warna baru serta turut berkontribusi dalam memberikan ide-ide baru bagi kampus yang ia pimpin itu. (sin/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :