UM Dukung Pengangkatan Guru dari SM3T


MALANG - Universitas Negeri Malang menanggapi baik rencana pemerintah yang akan mengangkat 7.000 guru yang telah mengabdi melalui program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM 3T).
Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Akh Roffiudin MPd mengatakan, jika rencana itu direalisasikan,menurutnya itu adalah kabar gembira. Pasalnya, pengorbanan para mahasiswa yang mengajar melalui program SM 3T, sangat besar.
 “Bagus, kalau memang itu rencana pemerintah, kami sebagai tenaga penyedia pun sangat senang,” ungkapnya.
Dia menjelaskan sebenarnya sarjana pendidikan yang lulus tidak bisa langsung punya kewenangan mengajar. Untuk menjadi guru profesional, calon guru ini harus ikut PPG dan bersertifikat. Namun, kabar itu, membuatnya termotivasi untuk terus memacu calon guru SM 3T untuk menyiapkan diri.
Sementara itu,  sekretaris LP3 UM, Dr. Eddy Sutadji, M.Pd membeberkan, ia dan LP3 akan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa yang akan mempersiapkan diri untuk SM 3T di 2018.
Ia mengatakan, tiap tahunnya LPTK UM, menghasilkan 3000 guru SM 3T. Tahun depan, ia berarap, lulusan SM 3T yang telah mengabdi bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Ia juga akan neyosialisasikan kepada calon peserta SM 3T, agar bisa mempersiapkan diri dengan maksimal. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :