Mahasiswa STIKI Rancang Guide Online


MALANG - Berbekal pengalaman pribadi yang pernah kesulitan mencari tour guide saat berlibur, Mambaul Ulum dan Arga Stevian, mahasiswa STIKI Malang membuat aplikasi booking tour guide bernama Manbar atau Main Bareng. Menariknya, aplikasi ini akan dimanfaatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk memajukan pariwisata di Kota Malang.
“Kami pernah berlibur untuk kali pertama ke Pulau Derawan dan saat itu kesulitan karena tidak tahu jalan. Mau menyewa tour guide juga susah dan biayanya mahal,” cerita Ulum.
Manbar merupakan jasa penyewa tour guide untuk mendampingi para pelancong saat berwisata.
“Kadang wisatwan datang ke suatu tempat wisata baru jarang mengetahui spot yang bagus atau tempat makan yang enak. Jadi tour guide cukup dibutuhkan,” kata mahasiswa Desain Komunikasi Visual itu (DKV).
Sistem aplikasi tersebut mirip Go-Jek karena setiap orang yang memahami kota atau lokasi wisata bisa mendaftarkan diri.
“Akan ada seleksi untuk tour guide yang mendaftar tentang pengetahuan mereka atas lokasi wisata. Jadi kami akan menjadi jembatan wisatawan dan tour guide,” terangnya.
Mempunyai dasar ilmu DKV, Ulum mendesain aplikasi tersebut dengan desain yang eye catching. Tempat-tempat wisata di Malang, ia potret dengan apik, kemudian foto dipilih.Potensi wisata Malang yang sangat tinggi sangat mendukung adanya ini.
Ditambahkan Arga, dengan aplikasi Mabar ini semua orang yang mengatahui suatu lokasi atau kota wisata bisa menjadi tour guide. “Mereka juga harus bisa membuat jadwal wisata dan estimasi biaya yang akan dibutuhkan wisatawan. Setiap orang bisa menjadi biro perjalanan dengan aplikasi ini,” ujarnya.
Wisawatan juga bebas memilih tour guide yang sesuai dengan budget perjalanan mereka. “Di sini juga ada aplikasi chat dengan tour guide sebelum deal,” kata dia.
 “Kami berharap aplikasi ini bisa membantu wisatawan, terutama turis asing untuk melancong di Indonesia,” pungkasnya. (sin/oci)

Berita Lainnya :