Demi Mutu dan Reputasi, Perguruan Tinggi Kejar Akreditasi A

MALANG - Pengakuan akan mutu dan reputasi, bisa didapatkan melalui status akreditasi. Tak heran, perguruan tinggi pun mengejar status terbaik yakni nilai A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Terlebih bagi perguruan tinggi swasta (PTS), status akreditasi institusi menjadi senjata ampuh untuk menarik minat masyarakat. ITN Malang adalah salah satu kampus yang dipilih Kemenristek Dikti untuk meningkatkan status akreditasi dari B menjadi A. “Tahun ini ITN mulai menyiapkan segala persyaratan menuju akreditasi Institusi A. Kita semua mulai dari pimpinan sampai seluruh civitas akademika sudah berkomitmen untuk membangun dan membesarkan nama baik ITN, ini artinya secara kelembagaan sudah siap dengan menanti nilai Akreditasi A ITN,” ungkap Rektor ITN Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT kepada Malang Post. 
Mengacu dari Rencana Induk Pengembangan ITN, lanjutnya, saat ini adalah waktunya bagi ITN untuk meraih status akreditasi A. Jika tidak, berarti RIP kurang tercapai. Dengan status tersebut, tentunya dalam jangka tidak telalu lama semua kegiatan di ITN berbasis pada sistem IT. 
“Sistem IT ini yang saya akan pamerkan kepada masyarakat di Indonesia dan luar negeri. Tentu tdk mudah tapi berbekal kemampuan IT dan ITN adalah kampus teknologi sudah barang tentu ITN harus mampu mewujudkannya, siapapun rektornya kelak,” tegasnya. 
Terpisah, Rektor UB Prof. Dr. M Bisri menuturkan, di level nasional, sudah mulai ada komitmen dari berbagai PT utk meningkatkan Mutu dan Reputasi. Hal ini terlihat dari banyak PT yg berusaha memenuhi standar mutu, banyak PT menginginkan akreditasinya A.
“Ini berarti bahwa standar mutu BAN PT mulai banyak yang memenuhinya. Karena kalau PT tidak bermutu, maka peminatnya pasti rendah. Karena masyarakat sudah mulai melihat mutu PT dari akreditasinya,” kata dia. 
Khusus perguruan tinggi besar, lanjutnya, sudah mulai menginginkan reputasi internasinal. Karena itulah, sebagian PT banyak memenuhi standar mutu internasional yaitu pemeringkatan. UB, lanjutnya, pada tahun ini berhasil masuk dalam peringkat 8 dari 14 PT terbaik (klaster I) tahun 2017 kelompok non politeknik.Klasterisasi ini, lanjutnya, diharapkan dapat mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk terus melakukan perbaikan mutu secara berkelanjutan dan memutakhirkan datanya di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PD DIKTI) secara teratur, sesuai amanat Pasal 56 UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. (oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :