Korbankan Waktu Liburan, 120 Anggota Mengabdi di Dusun Wonosari Poncokusumo


UNIT Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bhakti Karya Mahasiswa (BKM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil mewujudkan harapan warga Dusun Wonosari Desa Pandansari Poncokusumo. Melalui Progam Bhakti Mahasiswa (PBM) yang merupakan progam kerja tahunan sekaligus unggulan, mereka berhasil membangun tandon air dan pengaliran sumber air bersih di dusun tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 120 anggota.
Dusun Wonosari selama ini memiliki kerterbatasan sumber air. Kondisi ini cukup membuat repot warga, terutama untuk mencukup kebutuhan sehari-hari. Hal inilah yang mendorong UKM BKM mewujudkan harapan warga dengan pembangunan tandon dan pengaliran sumber air bersih. Pembangunan tandon sudah dimulai dari bulan sebelumnya. Persiapan yang dilakukan malah sudah dimulai dari dua bulan yang lalu.
“PBM merupakan acara yang skalanya cukup besar. Dengan mengerahkan 120 orang dari anggota UKM BKM sendiri, Alhamdulillah sesuai dengan target. Di samping itu juga ada support dari relawan, donatur, pihak kampus dan pihak desa sendiri. Saya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu persiapan kegiatan ini,” ujar Febri Yudha, Ketua Umum UKM BKM.
Istimewanya lagi, program ini mereka lakukan di saat liburan kuliah. Jika dari bulan sebelumnya mereka melakukan pembangunan di sela-sela kuliah, maka pada tanggal 1 – 3 Desember dan 16 – 21 Desember lalu,  pembangunan dilakukan saat hari libur. Meski demikian tak mengurangi semangat para anggota organisasi yang bergerak di bidang sosial kesehatan dan sosial kemasyarakatan ini.
Momentum pembukaan, 2 Desember, menjadi awal yang resmi kegiatan sosial yang dilakukan oleh UKM BKM. Wujud sosial lebih banyak dilakukan saat tanggal 16 – 21 Desember, dimana digelar kegiatan sosial seperti pelatihan pembuatan sabun, penyuluhan tentang makanan bergizi baik, bhakti sosial, pembagian kacamata gratis, pembagian alat bantu dengar gratis, dan khitan gratis. Masing-masing kegiatan sosial memiliki sasaran berbeda mulai dari anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Ibu – Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Puncaknya yakni digelar penutupan Progam Bhakti Mahasiswa 2017 ini, 21 Desember. Panitia mengundang para warga, jajaran Dusun Wonosari, jajaran Pembantu Direktur (Pudir) Polinema, dan para delegasi Organisasi Kemahasiswaan Intra (OKI) Polinema. Acara penutupan berlangsung dengan khidmat.
“Saya mengapresiasi kegiatan seperti ini. Harapannya warga bisa mengembangkan sendiri dari apa yang sudah disampaikan oleh mahasiswa kami,” ujar Pudir III Polinema.Dr. Eng. Anggit Murdani, S.T., M.Eng.
 Kepala Dusun Wonosari Muhammad Soleh dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas banyak progam yang telah dilaksanakan di dusunnya.
“Selepas dari penutupan ini dari kami berharap agar UKM BKM tidak melepas penuh. Dalam arti lain tetap ada pengawasan jika terjadi sesuatu hal,” harapnya.
Peninjauan ke tandon merupakan akhir dari serangkaian penutupan. Para tamu undangan berbondong-bondong menuju area tandon. Meskipun hujan, tidak menyurutkan mereka untuk menikmati dan mengucap rasa syukur telah diselesaikannya pembangunan tandon. Selama perjalanan menuju ke tandon banyak warga yang menyapa, beberapa di antara mereka memakai pakaian layak pakai yang telah diberikan dalam kegiatan bakti sosial kemarin. Ada pula yang mengirimkan surat ucapan terimakasih kepada panitia UKM BKM. “Terimakasih sudah datang ke sini, Kak. Semoga kakak UKM BKM bisa kembali lagi ke sini,” ujar Bunga, salah satu siswa SD Pandansari. (lailatul rosida)

Berita Lainnya :

loading...