magista scarpe da calcio Dua Kementerian Gandeng ITN Malang


Dua Kementerian Gandeng ITN Malang


MALANG - Mengawali langkah di 2018, ITN Malang memulai sejumlah kerja sama. Kemarin, penjajakan kerja sama dilakukan antara ITN Malang dengan Kementerian tata Ruang Kota, Perumahan dan Lingkungan Timor Leste. Sementara pada 10 Januari mendatang, kerja sama akan dilakukan dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Ditemui di ruang kerjanya, Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT menuturkan, jalinan kerja sama ini menjadi awal yang baik di tahun 2018.
“Awal yang baik ini menjadi kesempatan bagi ITN untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan positif baik internal maupun eksternal,” ungkapnya.
Kedatangan wakil dari Kementerian tata Ruang Kota, Perumahan dan Lingkungan Timor Leste kemarin menjadi salah satu realisasi dari target ITN memerbanyak kerja sama dengan pemerintah daerah. Semakin banyak pemda digandeng, diharapkan makin luas pula jangkauan mahasiswanya. Selain itu, ITN juga memiliki misi untuk ikut berkontribusi pada pembangunan daerah.
“Timor Leste meminta ITN untuk ikut menata daerah di sana, termasuk membuat planning agar pembangunan bisa tertata baik dan tidak merusah lingkungan,” bebernya.
Dari keterangan wakil menteri yang merupakan alumni ITN Malang, pembangunan yang terencana baik menjadi langkah preventif agar tidak ada dampak di kemudian hari. Misalnya, kemacetan, pencemaran dan lainnya. Untuk itu, ITN Malang diminta menyumbang ilmu melalui para pakarnya.
“Selain itu, dalam pengembangan SDM juga dibutuhkan peran ITN sebagai penyelenggara pendidikan tinggi dengan teknologi yang andal,” tegasnya.
Sementara pada 10 Januari mendatang, Rektor ITN bersama 12 pimpinan PTN/PTS di Indonesia akan melakukan MoU dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).  Selain ITN, ada pula Universitas Brawijaya dan ITS Surabaya. Sesuai jadwal, acara akan berlangsung tiga hari di Jakarta. Dalam agenda tersebut, para rektor akan berhimpun untuk menghasilkan rumusan yang bisa membantu kemeterian. Menurut rencana, acara akan dihadiri Presiden RI Jokowi.
Lalu menambahkan, dipilihnya ITN sebagai salah satu dari 12 PT se Indonesia ini karena keaktivan kampus dalam bidang tersebut. Sebelumnya, ITN juga pernah mendukung program kementerian.
“ITN dipilih karena melihat sebagai perguruan tinggi teknologi yang memiliki kontribusi pada bidang pertanahan. Apalagi ITN juga punya jurusan bergengsi seperti Geodesi dan Planologi,” pungkasnya. (oci/sir)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top