Lembaga Madrasah Terbanyak di Kedungkandang


MALANG - Madrasah menjadi pilihan favorit masyarakat di Kota Malang. Terlihat dari jumlah siswa madrasah yang cukup besar. Kementerian Agama Kota Malang mencatat, pada 2017/2018, ada 27.725 siswa dari seluruh madrasah yang meliputi BA/RA/TA, MI, MTS dan MA.
“Dari data yang ada tersebut dapat diketahui jika setiap tahunnya animo msayarakat terhadap lembaga pendidikan madrasah sangat tinggi. Sehingga permasalahan yang saat ini dihadapi adalah kurangnya kuantitas lembaga pendidikan madrasah dan guru madrasah negeri,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Dr. Mohammad Zaini, M.M kepada Malang Post, Senin (8/1) kemarin.
Ia mengatakan, animo masyarakat yang semakin meningkat menjadi indikator jika madrasah menjadi rujukan. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya madrasah negeri maupun swasta yang menolak siswa karena tidak merata dan kurangnya madrasah di Kota Malang.
Selain kurang secara kuantitas, sebaran madrasah juga belum merata. Madrasah masih terpusat di Kecamatan Kedungkandang dan Sukun, sementara di Klojen, Sukun dan Kecamatan Blimbing masih kurang.
Dari data yang terhimpun Kementerian Agama Kota Malang, jumlah lembaga madrasah diantaranya Kecamatan Klojen 19 lembaga, Blimbing 23, Lowokwaru 43, Sukun 35 dan Kecamatan Kedungkandang sebanyak 78 lembaga. Total ada 198 lembaga di bawah Kemenag Kota Malang.
Selain itu, permasalahan lainnya adalah jumlah tenaga pendidik khusus madrasah negeri yang belum memadai. “Untuk madrasah negeri, paling tidak saat ini tenaga pendidik masih kurang sekitar 25 pendidik. Dengan tenaga pendidik dari semua semua jenjang. Sehingga dari kekurangan itu kita lakukan perekrutan guru-guru swasta non PNS untuk memenuhinya,” terangnya.
Berbeda dengan tenaga pendidik swasta tidak mengalami kurangan tenaga pendidik. Namun kekurangan tenaga pendidik tersebut terus diupayakan dengan melakukan peningkatan kualitas kompetensi guru melalui pembinaan yang dilakukan oleh kementrian agama, baik dari pusat maupun daerah lewat workshop.
“Dengan peningkatan tersebut, tentunya akan berdampak pada akreditasi lembaga madrasah di semua jenjang. Sehingga setiap tahunnya animo masyarakat akan selalu bertambah,” bebernya. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...