Di UM, Fakultas Teknik Paling Produktif Hasilkan Penelitian


MALANG - One lecture one article, itulah kata yang diucap oleh Dekan Fakultas Teknik (FT) UM, Dr. Andoko, S.T., M.T sebagai pembuka percakapan mengenai publikasi jurnal. FT memang patut berbangga, sebab jumlah penelitian terbesar di UM berasal dari fakultas tersebut. FT mencatat sebanyak 134 penelitan dan pengabdian, Fakultas MIPA diperingkat kedua dengan 131 dan Fakultas Ilmu Pendidikan pada peringkat ketiga dengan 97 penelitan dan pengabdian.
Dekan Fakultas Teknik UM, Dr. Andoko, S.T., M.T menjelaskan bahwa wajib hukumnya setiap dosen membuat satu artikel. Hal tersebut merupakan kebijakan rektor dan terealisasikan sesuai dengan target.
“Namun yang lebih ditekankan adalah publikasi jurnal internasional yang terindeks scopus. Karena menuju pada Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).  Sehingga persyaratan pertama adalah publikasi internasional dengan target setiap tahunnya 300 jurnal,” ujar Andoko kepada Malang Post.
Untuk meningkatkan publikasi di 2018 itu, pihak UM juga telah membuat kebijakan dengan  memberikan pendanaan pada dosen dan mahasiswa untuk penelitian kepada masyarakat. Termasuk konferensi internasional melalui dana PNBP sebesar Rp 25 M selama tahun 2018.
“Orientasinya adalah penelitian, pengabdian dan konferensi internasional yang terindeks scopus,” tegasnya.
Diungkap Andoko lebih lanjut, jika kontribusi terbesar dalam melaksanakan penelitan tersebut didominasi oleh Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA. Hal itu, dikatakannya jika masih ada penelitian dan pengabdian yang lahir di masyarakat. Sehingga bisa dalam bentuk jurnal bereputasi. Sementara untuk yang terindeks scopus setiap karya memiliki bobot Q1-Q4.
Dari total dana sebesar Rp 25 miliar pada tahun 2018 tersebut, saat ini proposal yang telah masuk dan akan diseleksi sejumlah 596 dari seluruh delapan fakultas yang ada. Di mana dana untuk penelitian terbagi menjadi dua, Rp 20 miliar untuk penelitian dan pengabdian dan sisanya Rp 5 miliar untuk konfrensi dan lainnya. Ia juga menjelaskan, pada tahun 2017 angka jumlah jurnal yang terindeks scopus sekitar 189 artikel yang yang terpublikasi.
Untuk mahasiswa juga diutarakan Andoko, pihaknya mendorong hal yang sama untuk publikasi internasional yang juga didanai BNBP.
“Meski untuk masiswa tidak diberikan reward seperti dosen. Kita mendorong mahasiswa untuk melakukan presentasi dan konferensi. Baik nasional dan internasional,” kata dia.
Dosen Teknik UM ini memberikan contoh pada tahun 2015 lalu, di bidang pengabdian masyarakat ada beberapa karya teknologi tepat guna rancangan Dr. Alfian Mizar dengan menciptakan mesin tepat guna dan membantu masyarakat dalam aktivitas sehari-hari di daerah yang menjadi lokasi pengabdian.
Penelitian lain tidak kalah hebatnya ditemukan oleh Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIA.Eng., Ph.D. yang telah menemukan Algoritma berkaitan dengan Artificial intelegence. Penemuannya telah dipresentasikan dalam forum-forum internasional, konferensi, seminar, dan symposium di berbagai negara.
“Arif Afandi merupakan asset berharga yang saat ini dimiliki oleh FT UM. Karena dari karya yang dihasilkannya ini dapat membawa kebanggaan bagi UM dan bangsa Indonesia di mata dunia Internasional. Kami berharap FT dan fakultas lainnya bisa menciptakan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...