Syamsul Mahmud Nostalgia di SMPN 6

 
MALANG - Perayaan Ulang Tahun ke-58 SMP Negeri 6 Kota Malang, Sabtu (13/1) kemarin, terasa istimewa. Pasalnya puncak acara dihadiri salah satu alumnus terbaiknya Syamsul Mahmud, yang saat ini maju sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Malang. Syamsul yang merupakan alumnus tahun 1988 ini akan berpasangan dengan H Moch Anton. 
Syamsul pun bernostaligia melihat sekolah yang berada di Jalan Kawi 15 A ini. Termasuk melihat masjid sekolahan yang kini dalam tahap pembangunan. Padahal, seharusnya kemarin ia harus ke Jakarta, namun terpaksa dibatalkan.
‘’Saya pernah membangun gedung di sebelah sekolah ini. Saya melihat masjid SMPN 6 ini kok belum selesai-selesai dibangun,’’ kata Syamsul saat melihat masjid sekolah yang masih belum selesai pembangunannya.
Dalam kesempatan HUT, tersebut Syamsul sempat naik panggung dan didampingi salah satu alumnus lainnya Soeparijono yang juga Redaktur Harian Malang Post. Para siswa pun diberi motivasi untuk lebih semangat belajar serta bangga dengan sekolahnya. Apalagi banyak alumnus SMPN 6 Malang yang sukses.
‘’Selain Mas Syamsul Mahmud ini, kalian tahu tim Arema FC. Kalian tahu mas Iwan Budianto. Mas Iwan Budianto itu juga alumnus SMPN 6 lulusan tahun 1989,’’ kata Soeparijono.
Mendengar tim Arema FC dan nama Iwan Budianto yang merupakan alumnus sekolah ini, siswa yang memenuhi di lapangan ini pun tepuk tangan.
‘’Besok sore (sore ini.Red) Arema FC akan bertanding melawan Barito Putera di Stadion Gajayana. Di kostum Barito Putera ada tulisannya Hasnur yang juga pemilik Barito Putera. Hasnur ini merupakan alumnus SMPN 6 tahun 1990,’’ jelas Soeparijono yang juga disambut tepuk tangan siswa.
Sementara itu Wakasek SMPN 6 Malang Heny Farida mengaku senang dengan hadirnya Syamsul Mahmud yang juga mantan siswanya ini. Apalagi, meski sudah sukses masih ingat dengan sekolahnya.
‘’Terima kasih kepada Pak Syamsul apalagi juga peduli dengan sekolah kita,’’ kata Heny Farida.
Di HUT tahun ini, berbagai kegiatan digelar diantaranya lomba vertical garden. Lomba ini diikuti 24 peserta dari masing-masing kelas. Tim juri diambil alumnus dan Kader Lingkungan serta mantan guru yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu juga digelar gerak jalan, Pensi, peragaan busana hingga mural. 
“Bertemu dengan teman-teman saat duduk di bangku SMP kembali bernostalgia bersama guru-guru yang mengajarkan kita, terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah mendidik kita,” ungkap Syamsul. (jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :