Peminat Meningkat, PTS Naikkan Kuota Maba

MALANG - Setelah berakhirnya jalur masuk di perguruan tinggi negeri (PTN), masyarakat mulai berburu kampus swasta. Ribuan orang bahkan sudah mendaftar dan mengikuti seleksi di sejumlah kampus. 
Wakil Rektor 1 Unmer, Prof Ir Respati Wikantyoso MSa PhD mengatakan, untuk gelombang kedua saat ini, Unmer sudah menerima 1440 pendaftar. seiring dengan peningkatan pendaftar ini, target maba juga ditingkatkan. Dari tahun lalu 2354, tahun ini ia naik menjadi 3358 maba. 
“Pendaftaran tinggal gelombang tiga saja, yang akan dimulai 21 Julisampai 8 sept 2017,” ungkap Respati.
Diakuinya, tren pendaftar Unmer meningkat tahun ini. Naiknya tren ini menurutnya adalah salah satu kesadaran baik dari masyarakat yang mulai mempercayai PTS sebagai sarana menimba ilmu. “Itu berarti kita sudah dipercaya masyarakat. Animo mereka untuk sekolah swasta juga semakin, besar,” katanya.
Dengan meningkatnya target, Respati pun akan melakukan evaluasi agar nantinya bisa memberikan pelayanan terbaik. “Dari tiap fakultas akan saya imbau untuk terus melakukan berbagai upaya baik akademik ataupun non akademik, dengan begitu, lanjutnya, semakin tahun target akan semakin ditambah,” terangnya.
Untuk jurusan, Respati memaparkan, peminat terbanyak tahun ini adalah jurusan manajemen. 
Tahun ini, Unisma juga mengalami kenaikan jumlah pendaftar. Tahun lalu, jumlah penndaftar di gelombang ketiga belum mencapai jumlah 2000 di gelombang kedua. Untuk tahun ini, belum ditutup, gelombang kedua sudah mencapai 3000 pendaftar.
Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si mengatakan, target untuk tahun ini juga ditambahkan. Tahun lalu Unisma menargetkan 2750 mahasiswa yang diterima. Untuk tahun ini, Unisma menargetkan 3500 mahasiswa baru.
“Dengan bertambahnya target, kami juga akan menambah lagi fasilitas-fasilitas. Meningkatkan kerjasama antar lembaga, untuk kemajuan mahasiswa. Tiap fakultas atau program studi juga harus memberikan upaya-upayanya” ungkap Maskuri.
Maskuri mengatakan, untuk program Studi yang masih banyak diminati adalah prodi Manajemen. “Sudah ada 500 lebih yang mendaftar di Manajemen. Mungkin karena prodi ini dianggap masih mempunyai prospek kerja yang tinggi. Jadi masyarakat masih memilih prodi ini,” ungkap Maskuri.
Terpisah, Wakil Rektor I UMM Prof Dr Syamsul Arifin MSi menerangkan, kuota mahasiswa baru yang bakal diterima secara keseluruhan tidak berbeda dengan tahun sebelumnya yakni berkisar antara 7000 hingga 7500 orang. Untuk kuota penerimaan tes reguler gelombang II serta tes reguler gelombang lainnya, akan disesuaikan dengan passing grade masing-masing program studi (prodi) di tiap fakultasnya. Dilanjutkan Syamsul, prodi yang pasti tidak membuka pendaftaran lagi yakni Pendidikan Kedokteran. 
“Jumlah mahasiswa yang akan diterima nantinya disesuaikan dengan kemampuan sumber daya manusia dan infrastruktur UMM,” terang Syamsul. (sin/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :