Hari Pertama Masuk Sekolah Siswa Kota Batu Langsung Tes Urine

BATU - Hari pertama masuk sekolah di Malang Raya diisi dengan berbagai aktifitas. Namun, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Batu malah langsung menjalani tes urine, Senin (17/7) kemarin. Secara bergantian, siswa SMK pertanian ini mengikuti tes untuk mendeteksi narkoba ini.
Mereka tertib mendaftar dan mengambil wadah plastik yang sudah disiapkan oleh petugas dari BNN Kota Batu. Kemudian mengambil sampel urine mereka, kemudian menyerahkannya kepada petugas BNN yang langsung melakukan pengujian urine para siswa ditempat dengan menggunakan mobil laboratorium BNN Kota Batu.
Heni Mahendrayani, Kepala Sekolah SMKN 2 Batu mengatakan bahwa tes urine yang dilaksanakan BNN ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diselenggarakan SMKN 2 Batu.
“Kita ingin lebih mengenal siswa baru kita, sekaligus memastikan bahwa siswa baru kita bebas dari narkoba. Karena dengan kondisi yang sehat, pembelajaran akan mudah dilakukan,” terang Heni.  
Menurut Heni, hari ini dilakukan tes urine terhadap 210 siswa SMKN 2 Batu yang menjalani MPLS. Ia bersyukur hasil dari tes urine ini, tidak ada siswa baru yang terindikasi menggunakan narkoba.
Rata-rata Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Batu semuanya menyiapkan tes urine untuk siswa barunya. Hanya SMAN 1 Batu saja yang tidak hanya melakukan tes urine untuk siswa barunya saja, namun juga seluruh siswa yang sudah naik kelas XI dan XII.
“Semua kita wajibkan tes urine, tidak hanya siswa baru, tapi juga kakak kelas mereka kita lakukan tes urine setiap tahunnya, jadi kita tahu persis bagaimana kondisi anak didik kita,” ujar Suprantiyo.  
Suprantiyo yang juga ketua MKKS SMAN Se-Kota Batu meminta kepada seluruh SMA di Kota Batu untuk mematuhi Permendikbud Nomor 18 tahun 2016 tentang pengenalan lingkungan sekolah.
“Jangan sampai melibatkan OSIS dalam PLS, jangan ada perpeloncoan, PLS harus diisi dengan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah,” ujar Suprantiyo. MPLS di SMAN 1 Batu diisi langsung oleh para guru dan dilaksanakan mulai kemarin, hingga nanti hari Rabu. 
Suprantiyo mengatakan kegiatan yang dilakukan antara lain mengenalkan lingkungan sekolah lewat berbagai kegiatan menarik, salah satunya melalui permainan. Juga menggunakan simulasi untuk mengenalkan kegiatan ekstra kurikuler disekolah ini.
Seperti kegiatan PMR di SMAN 1 Batu, dikenalkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya melakukan simulasi bencana alam di dalam sekolah, lengkap dengan penanganannya.
AKBP Heru Cahyo Wibowo, Kepala BNN Kota Batu mengatakan antusias sekolah untuk melakukan tes urine sangat besar. Hal ini wujud dari kepedulian mereka terhadap perkembangan pendidikan anak didik.
“Tes urine ini tidak menggunakan dana dari BNN, namun dana mandiri dari sekolah, BNN hanya memfasilitasi. Kita memberikan apresiasi sebesar-besarnya untuk sekolah atas kepeduliannya ini,” terang Heru..(dan/mg19/big/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :