102 Siswa Baru SMK Brawijaya Ikuti PLS

BATU - Semangat siswa baru SMK Brawijaya kota Batu terlihat dalam mengikuti proses kegiatan pengenalan lingkungan sekolah ( PLS) pada senin (17/7). Mereka terlihat begitu antusias saat mereka memasuki gerbang sekolah yang berada di jalan Sudarno 26 Ngaglik kota Batu. Tak sedikit diantaranya  rela datang lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan oleh panitia. 
Untuk tahun ajaran baru 2017-2018, SMK Brawijaya berhasil memenuhi target kuota penerimaan siswa baru sejumlah 102 siswa untuk tiga jurusan. Satu  kelas jurusan Teknik Permesinan ( TPM ), dua kelas jurusan teknik kendaraan ringan ( TKR) dan satu kelas teknik komputer jaringan (TKJ)
Ketua PLS Syariful Muttaqin, S.Pd menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan sekolah yang dulunya dikenal dengan sebutan MOS dan sekarang berganti menjadi PLS dengan konsep hampir sama.
“Selain pengenalan lingkungan, kami juga membentuk karakter siswa dengan mengutamakan kedisiplinan,” ungkapnya. 
Kegiatan PLS SMK Brawijaya Kota Batu digelar selama tiga hari. Hari pertama pembukaan dilakukan Kepala Sekolah Drs Mulyono yang dilanjutkan dengan program sekolah keahlian serta pengisian berkas Dapodik untuk siswa. Hari kedua, para siswa baru akan diberikan pembekalan beberapa materi selain tentang tata tertib sekolah juga bahaya Napza yang dibawakan oleh Badan Narkotika Nasional ( BNN) Kota Batu.
Pada hari ketiga, panitia juga akan memberikan  materi tentang pengenalan dan keselamatan lalu lintas  yang  oleh Kasatlantas Polres Kota Batu. Panitia juga akan memberikan materi training motivasi siswa agar memiliki kemauan belajar yang tinggi.
“Kegiatan PLS ini sangat penting untuk membangun karakter dan kedisiplinan mereka, sehingga setelah lulus dari sekolah ini mereka bisa mengimplementasikan di masyarakat, “ ujar Mulyono.
Kegiatan PLS ini bukan hanya pemberian materi saja kepada siswa, mereka juga di berikan pembekalan khusus kedisiplinan yang akan dipandu oleh kesatuan Arhanud Karangploso. Tujuannya selain untuk menguatkan mental juga untuk melatih kedisplinan. 
Drs Triswanto, koordinator tatib sekolah menambahkan, kegiatan ini penting sekali dilakukan utamanya tentang kedisplinan bagi siswa baru. Karena adanya perbedaan lingkungan di sekolah yang lama dengan baru. Sehingga dia juga berharap di sekolah ini akan membentuk karakter dan kedisiplinannya.
SMK Brawijaya Kota Batu untuk tahun ajaran baru 2017-2018 telah menerima 106 pendaftar dari tiga jurusan yang ada. 
“Saya mencoba merubah  perlahan paradigma masyarakat tentang sekolah kejuruan otomotif di sekolah kami, bahwasanya lulusan jurusan mesin bukan hanya sekadar buka bengkel saja, akan tetapi lulus dapat bekerja di perusahaan besar  mana saja,” tambahnya.  (ian/sir/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :