Marak Bisnis Online, Jurusan Pemasaran Ganti Nama Jadi Bisnis Daring

MALANG - BUKA Tutup jurusan sah dilakukan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Termasuk mengganti nama dan juga kurikulumnya. Pada tahun ajaran baru ini, SMKN 1 Malang merubah nama dan juga kurikulum jurusannya. Tujuan perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan industri.


Jurusan Pemasaran kini berganti nama dengan jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran yang akan ditekankan pada bidang IT, mengingat saat ini bisnis online sedang mengalami perkembangan pesat. Juga, jurusan Akuntansi beralih menjadi Akuntansi dan Keuangan Lembaga yang diarahkan untuk menangani bidang akuntan pada lembaga-lembaga milik pemerintah.

”Dulu banyak orang yang mengira pemasaran ini bekerjanya mengiklankan produk door to door, padahal kan bukan seperti itu. Dengan berubah nama dan penambahan materi dalam bisnis online, nanti arahnya lebih kepada marketing online,” kata Erna Sukmawati, Waka Kurikulum SMKN 1 Malang.

Menurut Erna, perubahan tak hanya pada nama saja namun juga kurikulum 2013 revisi 2017. Untuk Adminitrasi Perkantoran, di dalamnya terdapat revisi otomatisasi yang mengubah namanya menjadi Otomatisasi dan Tata Kelola Keuangan, yang merujuk pada penanganan administrasi di perkantoran yang sekarang ini datanya telah terkoneksi secara inline di dalam jaringan.

”Kami sesuaikan isi pembelajaran dengan kebutuhan pasar. Kompetensi apa yang sekarang sedang dibutuhkan di industri, kami masukkan,” kata Erna.

Untuk Jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW), siswa dibekali dengan kompetensi bahasa asing pilihan dan bahasa inggris. Dan atas saran Himpunan Pramuwisata Indonesia, siswa UPW dapat mengarahkan pilihan pada Bahasa Prancis untuk kebutuhan saat ini. Tak terhenti pada jurusan ini saja, semua siswa di jurusan lain juga akan mengantongi materi bahasa inggris dan bahasa pilihan, namun saat duduk di kelas 3.

Mengenai jurusan yang paling banyak diminati pada PPDB tahun ini, Erna mengatakan minat siswa bisa dikatakan merata pada semua jurusan, kecuali Akuntasi dan Administrasi Perkantoran yang sejak dulu memang banyak diserbu. Ini dikarenakan saat mengambil PIN sebelum mendaftar online, siswa diberi pengarahan dan informasi menyeluruh mengenai semua jurusan di SMKN 1 Malang.

”Pada saat pengambilan PIN, kami buka enam ruang laboratorium berisi 30 komputer dan siswa wajib masuk. Kami beri arahan tentang jurusan yang bisa mereka pilih. Karena berasal dari SMP, tentu mereka banyak yang belum mengerti, jadi informasi ini penting untuk dasar keputusan mereka memilih jurusan,” urainya. (mg19/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :