Teliti Konflik Transportasi, Mahasiswa Blusukan Terminal


MALANG - Konflik antara pengemudi online dan konvensional menarik perhatian mahasiswa Unmer Malang. Dalam tugas bertajuk Project Based Learning, mahasiswa program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis mencoba mengungkapkan permasalahan tersebut.
Willy Candra, Mourenza Sarah, Apriani Hapsari dan Rakhma Putri mengangkat tema transportasi di Kota Malang. Diungkapkan Willy Candra, alasan pemilihan tema ini karena seringnya konflik antara kedua belah pihak. Sehingga bagi kelompoknya sangat menarik untuk dijadikan bahan penelitian.
“Perkembangan teknologi yang pesat membuat berbagai inovasi muncul, namun juga tak jarang dari perkembangan tersebut malah timbul konflik. Salah satunya yang terjadi antara transportasi konvensional dengan online,” ujarnya.
Mereka datang ke beberapa tempat seperti terminal Arjosari, Hamid Rusdi, Landungsari dan pangkalan AT Tidar.
“Alasan konflik dari kedua belah pihak diantaranya adalah terjadinya penurunan penumpang yang berimbas dari penurunan pendapatan transportasi konvensional. Dari hal itu kemudian muncul konflik. Sehingga harus ada peraturan yang tegas oleh pemerintah,” terangnya.
Dosen Manajemen Unmer Malang, Dr. Syarif Hidayatulloh, S.E M.M juga menambahkan jika pembelajaran PjBL merupakan bagian dari mata kuliah metedologi penelitian yang diterapkannya kepada mahasiswanya dengan tujuan penggabungan teori dengan praktik.
“Kami ingin mereka bukan hanya mendapat teori di kelas, sehingga mahasiswa bisa langsung praktik di lapangan dengan melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi yang didapat,” tegasnya.
Apalagi, diharapkan Syarif, kedepannya penelitian yang dilakukan mahasiswanya akan diikutkan program kreativitas mahasiswa (PKM) Dikti bidang penelitian dan artikel ilmiah. Dalam pembelajaran PjBL yang dilaksanakan di kantin FEB Unmer tersebut turut hadir Sekjur Krisna Wuri Handayani S.E M.M dan Eko Aristanto S.E M.Si sebagai pembicara serta dua reviewer Umu Khouroh S.E M.Si dan Irany Windhyastiti S.E M.M. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...