magista scarpe da calcio Siap Populerkan Kimia


Siap Populerkan Kimia

 
SEBAGAI tenaga pengajar di lembaga pendidikan tinggi negeri, karya seperti artikel, penelitian hingga menerbitkan buku adalah sebuah keharusan. Karena melalui karya-karya itu, seseorang akan abadi dalam menularkan karya yang mereka buat. Itulah yang terus dilakukan oleh Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D sebagai dosen di jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Malang.
Bagi Surjani, sains dan kimia sebenarnya menarik sehingga tidak ada yang perlu untuk ditakutkan. Itulah kata yang diucapkan saat membuka pembicaraan. Dikatakan alumnus S1 Jurusan Kimia FMIPA UM ini, hal yang membuat takut untuk mempelajarinya dikarenakan tidak bisa. 
“Itulah tugas utama sebagai tenaga pendidik supaya ilmu itu bisa sampai, diterima dengan baik dan bermafaat,” ujar Surjani kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, bahwa sains adalah hal yang sangat penting. Karena dikatakan oleh perempuan lulusan S2 Chemistry Departement, Faculty of Science, The University of New South Wales, Australia jika kemajuan sebuah bangsa memiliki hubungan yang positif dengan kemajuan sains. 
“Maka itu, beberapa karya yang telah saya buat bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sadar sains,” terangnya.
Dosen yang sejak kecil hobi menulis ini menceritakan, salah satu buku terbaik yang digarapnya adalah Dasar-Dasar Sains yang dikerjakannya selama delapan tahun. Di mana dari buku yang diterbitkan oleh Dikti tersebut, saat ini digunakan oleh banyak kalangan untuk sebagai buku ajar. 
“Dari buku tersebut saya ingin masyarakat sadar sains, yang dapat diartikan betapa pentingnya sains dalam kehidupan sehari-hari hingga menjadi acuan sebuah peradaban negara untuk kemajuan yang positif,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pikiran buruk tentang kimia di masyarakat umum dan sedikit peminat untuk belajar kimia juga membuatnya tergerak untuk terus berkarya. Baik dalam membuat buku untuk menyadarkan masyarakat.
Selain itu, Surjani juga melakukan penelitian yang bermanfaat untuk masyarakat banyak. Salah satu penelitian yang dilakukannya dengan Prof. Dr. Nuridah dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Karangploso bersama mahasiswanya pada tahun 2016.Pada penelitian itu, ia bersama rekannya menemukan cara untuk mengendalikan hama wereng pemakan padi secara alami. Mereka menghasilkan obat tanaman anti hama wereng ramah lingkungan yang diproduksi secara alami. Sehingga petani tidak perlu menggunakan pestisida yang memiliki efek buruk terhadap manusia. 
Pada tahun 2017 lalu, buku kedua berhasil diselesaikannya dan diterbitkan oleh Dikti. Yang mana membuat karya tentang seri kimia analitik dengan judul Metode-Metode Pemisahan Kimia yang berguna untuk beberapa bidang ilmu lainnya. 
“Ke depannya, saya ingin sains bisa dikuasai dan dipahami masyarakat luas. Sehingga saya berkeinginan membuat buku kimia dengan bahasa yang popular. Selain itu kimia tidak dipandang buruk oleh lagi,” pungkasnya. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top