magista scarpe da calcio Gelar Art Preneurship, Siswa Pameran dan Bisa Jual Karya


Gelar Art Preneurship, Siswa Pameran dan Bisa Jual Karya

 
KREATIVITAS dan inovasi bercampur kemeriahan. Itulah kata yang pantas disematkan pada perayaan hari jadi ulang tahun SMA Islam Sabilillah Malang yang ke empat. Pasalnya pada perayaan yang diikuti oleh sekitar 2000 siswa TK, SD, SMP, SMA Sabilillah Malang kali ini, partisipasi siswa menampilkan karya seni menjadi nilai tersendiri. Mulai dari jalan sehat, flash mob, art preneurship, kompetisi video grafis, pengobatan gratis, serta gelaran seni musik dan live show art memberikan kesan positif dan patut dicontoh.
Kagitan yang dimulai dengan jalan sehat, kemudian flash mob membuka perayaan HUT SMA Islam Sabilillah Malang memacu semangat seluruh siswa yang berpartisipasi. Apalagi pada kesempatan tersebut, turut hadir juga Wali Kota Malang, Moch. Anton, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah M.M serta Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabilillah prof. Dr. KH Tolhah Hasan.
Ketua panitia, Ghulam Nurul Wildan S.Pdi menjelaskan jika perayaan hari kali ini di konsep agar seluruh siswa berpartisipasi dan menularkan jiwa seninya dengan cara kreatif dan inovatif. Sehingga siswa SMA Islam Sabilillah Malang tidak hanya unggul di bidang akademik, namun diimbangi dengan bidang non akademik.
“Tujuannya, kami ingin mengajak anak-anak untuk banyak berkarya dalam rangka membangun pendidikan ke depan yang semakin baik. Sehingga dengan karya yang mereka buat bisa memberikan sumbangsih nyata untuk lingkungan sekolah serta bangsa dan negara,” ujar Ghulam kepada Malang Post.
Pria ramah ini juga menunjukkan, dari stand yang ada, setiap siswanya, baik secara kelompok maupun individu membuat karya terbaiknya. Ia mencontohkan, melalui art preneurship para siswa yang memanjang karya-karyanya saat acara berlangsung. Peserta yang juga terdiri dari alumni, orangtua dan warga sekitar yang mengikuti cek kesehatan dan pengobatan gratis yang tertarik bisa membeli.
“Dengan begitu, mereka juga belajar cara memasarkan karya mereka. Selain itu, kompetisi video grafis, gelaran seni musik dan live show art juga mereka tampilkan. Untuk live show art anak-anak secara langsung membuatan seni kriya ukir dan ayam, seni menggambar, membatik dan desain poster,” terang guru pengampu mapel pendidikan Agama ini. 
Untuk desain poster, pesan yang disampaikan berupa kampanye-kampanye yang mengedukasi seperti pesan anti kekerasan, bahaya narkoba, menjaga lingkungan.
Sementara itu, Humam Daffa bersama keempat temannya, Ahmad Izudin, Patria Ivani Akmal, Muhammad Abdillah dan Dzulkifli Abdullah yang ikut dalam art preneurship sangat merasa terkesan dan senang dengan perayaan hari jadi sekolahnya. Hal itu ditegaskan siswa kelas XI Mipa 1 karena dirasa dalam perayaan tidak hanya diisi dengan hiburan saja.
“Kami membuat karya sederhana sebuah furniture dari stik es krim yang kami warnai dan dibentuk dengan berbagai bangunan. Apalagi karya kami diberi tempat untuk dipasarkan. Secara tidak langsung saya dan teman-teman bisa belajar memasarkan jerih payah yang dikerjakan selama satu minggu itu,” ucapnya dengan bangga.
Ditambahkan oleh Wakil Kesiswaan SMA Islam Sabilillah Malang, Agus Budiono S.Pd, jika ia sangat bangga dengan partisipasi, baik kehadiran dan karya yang dibuat anak didiknya. 
“Dari kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengeksplore kemampuan yang dimiliki melalui seni dan belajar menjadi entrepreneur dari wadah yang diberikan sekolah,” tandasnya. (eri/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top