Dari Nusantara ke Andalusia


MALANG - JEJAK keilmuan adalah buku, itulah yang menjadi prinsip Wakil Dekan III FISIP UB Akhmad Muwafik Saleh, S.Sos. M.Si. Hingga saat ini, sudah ada sembilan buku yang telah ditulis dan diterbitkannya. Salah satu karya yang baru diselesaikannya “Negeri Yang Telah Tercabik - Dari Nusantara ke Andalusia” adalah hasil analisis pandangnnya sosial, politik, budaya dan agama selama perjalanannya ke Andalusia, Spanyol.
Diceritakannya, kumpulan puisi yang baru saja selesai dikerjakannya merupakan pengamatannya tentang kondisi perjalanan sejarah Andalusia dengan menceritakan tentang perjalanan Islam yang pernah berkuasa selama 800 tahun di sana.
“Pada kumpulan puisi ini, saya bicara tentang kondisi realitas sosial masyarakat di sana. Yang kemudian saya tarik dengan kondisi Indonesia saat ini,” ujar Akhmad Muwafik kepada Malang Post.
Ia menjelaskan dari sudut pandang sejarah, jika Islam berkuasa selama itu hancur karena kepentingan penguasanya yang dianggap sudah hilang rasa amanah dan tanggung jawab. Para penguasa pada saat itu untuk berselingkuh dengan orang-orang yang ingin menguasai negeri.
Dari sejarah tersebut, ia mengaitkan dengan keadaan bangsa Indonesia yang baru merdeka 72 tahun dari penjajahan dan membandingkan kejayaan Islam di Andalusia selama 800 tahun bisa runtuh karena penguasanya.
“Melalui puisi inilah saya tumpahkan perasaan, pikiran dan berbagai persoalaan yang saya tangkap. Sehingga dari perjalan sejarah kejayaan Islam di Andalusia bisa dijadikan contoh dan pelajaran bagi generasi selanjutnya agar Indonesia masih tetap kokoh dengan kedaulatan NKRI,” terang laki-laki kelahiran Sumenep, 6 Juni 1974 ini.
“Intinya saya ingin apa yang telah saya kerjakan bisa bermanfaat bagi anak cucu, kehidupan dan semua orang dari jejak karya buku yang saya tinggalkan,” pungkasnya. (eri/oci)
eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :