Ujian LSP, Senjata Sakti Lulusan SMK


MALANG - Selain ujian nasional, siswa SMK menghadapi rangkaian ujian kompetensi. Salah satunya adalah Ujian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
SMKN 1 Malang sebagai salah satu penyelenggara LSP menyiapkan ujian yang akan dilaksanakan akhir Januari ini.
Wakil Kepala sekolah Urusan Kurikulum Erna Sukmawati, M.Pd  menuturkan, ujian LSP ini sangat penting bagi siswa. Sebab, mereka bisa mendapatkan sertifikat keahlian langsung dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Dengan bekal sertifikat tersebut, lulusan dari SMKN 1 Malang ini akan lebih diprioritaskan oleh perusahaan,” ungkap Erna.
Uji kompetensi SMKN 1 akan dilaksanakan untuk jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Ujian digelar (23-25/1) dan diikuti oleh 59 siswa. Sementara jurusan lain sudah melaksanakan pada akhir tahun kemarin dengan melibatkan pihak ke tiga yaitu, industri.
SMKN 1 Malang telah memiliki lisensi sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi untuk tingkat SMK sejak tahun 2015. Berbekal pengalaman yang dimiliki selama tiga tahun, persiapan LSP tahun ini tidak ada kendala yang berarti. “Segala sesuatu yang berkaitan dengan Uji Kompetisi LSP sudah kita siapkan sejak awal tahun ajaran, sehingga persiapan bisa dikatakan lancar termasuk siswa yang akan diuji. Adapun kekurangan kecil itu hal yang wajar,” sambungnya saat ditemui Malang Post.
Sementara itu, LSP SMKN 8 Malang juga menyampaikan kesiapannya dalam menggelar Uji Kompetensi pada (19-24/2). Ujian akan dilaksanakan untuk jurusan TKJ dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Waka Kurikulum SMKN 8 Yoyok Prasetya M.Pd mengungkapkan, sertifikat LSP penting untuk dimiliki siswanya. Sebab, pemilik sertifikat berlogo Garuda ini memiliki nilai plus pada saat kerja dan telah dibuktikan oleh lulusannya.
Bukan hanya sertifikat LSP saja yang disiapkan, SMKN 8 Malang juga membekali siswanya dengan sertifkat Industri berskala Internasional.
“Selain mereka akan melaksanakan Uji Kompetensi LSP, mereka juga telah mengikuti sertifikasi dari perusahaan Internasional seperti Festo asal Jerman, Microsoft dan semacamnya,” beber Waka Kurikulum tersebut.
Senada dengan SMKN 8 Malang, Kepala LSP SMKN 2 Lasmono S.Pd, M.M, sekolah siap mengadakan Uji Kompetensi untuk seluruh jurusan yang ada. Sekolah yang memiliki enam jurusan ini rencananya akan melaksanakan Ujian Kompetensi Kejuruan baik oleh LSP maupun dunia Industri (dudi) pada, (5-8/2).
Berbeda dari sekolah lainnya, SMKN 2 Malang akan membekali seluruh siswanya dengan dua sertifikat, baik dari LSP maupun dari Industri.
“Siswa akan melaksanakan dua kali uji kompetensi yang satu untuk sertifkat LSP diuji oleh asesor, dan satunya lagi untuk sertifikat Industri kecuali jurusan keperawatan. Ibarat sertifikat tersebut senjata, kami ingin membekali siswa kami semaksimal mungkin,” jelas Lasmono.
Dibekalinya dua sertifikat itu juga dimaksudkan agar kelak lulusannya bisa diterima diberbagai industri baik skala nasional maupun internasional. Kepala LSP yang sekaligus guru kewirausahaan tersebut mengungkapkan, saat ini saja, industri perhotelan tidak menerima karyawan yang tidak memiliki sertifikat LSP.
“Untuk industri perhotelan yang saya tahu, sekarang sudah tidak menerima karyawan yang tidak memiliki sertifikat LSP. Jadi keberadaan sertifkat ini sangat penting untuk digunakan saat memasuki dunia kerja nantinya,” pungkasnya. (mg2/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...