Bina Karakter dengan Kompetisi dan Literasi


MALANG - SMPK Santa Maria 2 sukses menggelar Panderman Basketball Cup V. Turnamen basket untuk pelajar SD Se Jawa timur ini selalu menarik untuk menjadi wadah kompetisi setiap tahunnya. Selain itu kompetisi ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi untuk saling kenal antar SD yang ada di Jawa Timur.
Konsistensi SMPK Santa Maria 2 dalam menyelenggarakan kompetisi ini menjadi salah satu bukti bahwa sekolah yang berada di Jalan Panderman Kota Malang tersebut selalu serius memperhatikan dan memberi ruang untuk peserta didiknya yang berbakat. Khususnya di bidang olahraga. “Apapun potensi mereka akan kami bina sesuai bakat dan kreatifitas masing-masing,” ucap Kepala SMPK Santa Maria 2, Sr M Dorothea SPM S.Pd saat ditemui Malang Post.
Pembinaan potensi siswa di lingkungan sekolah ini dilakukan semaksimal mungkin melalui program ekstra yang dibimbing oleh guru yang ahli di bidangnya. Tidak hanya olahraga, potensi siswa di bidang akademik maupun seni juga menjadi perhatian khusus para guru.
Saat ini, SMPK Santa Maria 2 tengah serius dalam meningkatkan kemampuan peserta didiknya di bidang Bahasa Inggris. Suster Dorothea mengatakan, program pembinaan Bahasa Inggris kini diwajibkan di lembaga yang dipimpinnya. “Di masa kini Bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang yang ingin maju dan berkembang. Karena itu kami ingin lebih serius lagi dalam pembelajaran Bahasa Inggris,” kata dia.
Pembinaan khusus Bahasa Inggris ini dilakukan dua kali dalam seminggu. Selama satu jam siswa dibimbing oleh guru dari luar sekolah untuk memberikan nuansa baru pada siswa sehingga didapat hasil yang lebih maksimal. Dorothea menambahkan, pihaknya bertekad untuk menjadikan program Bahasa Inggris ini sebagai salah satu program unggulan. “Harapan kami semua lulusan SMPK Santa Maria 2 bisa berkomunikasi Bahasa Inggris dengan lancar, meskipun belum sempurna,” harapnya.
Sebagai bentuk laporan kepada orangtua siswa, guru Bahasa Inggris diimbau untuk memiliki planning di akhir tahun dalam mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan. Salah satunya dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk perform di sebuah kegiatan pentas. Misalnya drama, pidato, dan dialog interaktif yang semuanya menggunakan Bahasa Inggris. “Kami akan melaksanakan agenda ini di akhir tahun setelah ujian, sebagai bukti kepada orangtua bahwa pembinaan yang kami lakukan selama ini membuahkan hasil,” imbuhnya.
Namun demikian, kata Dorothea program-program unggulan SMPK Santa Maria 2 merupakan penunjang bagi potensi siswa. Menurutnya, yang terpenting dari hasil poses pendidikan adalah mutu siswa di bidang karakter. “Lulus dari sekolah ini siswa harus memiliki karakter yang baik, itu harus. Makanya kita serius sekali dalam menjalankan program penguatan pendidikan karakter,” tegasnya.
Waka Humas SMPK Santa Maria 2, Trianto Thomas S.Pd mengatakan setiap pagi di sekolah ada kegiatan doa dan sabda. Dilanjutkan dengan kegiatan literasi yang juga menjadi bagian dari upaya pebentukan karakter.
Literasi ini dilakukan dari Senin hingga Kamis dengan membaca buku. Dan setiap Jumat siswa wajib untuk mendiskripsikan dalam bentuk tulisan tentang apa yang mereka baca. “Hasil diskripsi ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi guru serta penilaian tentang pencapaian siswa selama empat hari membaca,” terangnya.
Sebelum ke literasi,  siswa terlebih dahulu mengikuti doa bersama dan mendengarkan sabda. “Karena literasi itu tidak hanya membaca dan menulis, tapi juga kemampuan siswa dalam mendengarkan,” katanya.
Adapaun melalui hasil dari refleksi, guru memiliki data pengalaman hidup siswa setiap pekannya. Dari refleksi itulah, guru mengetahui apa saja yang telah dicapai siswa, bahkan apa yang dialami mereka juga diketahui guru. “Data ini bisa digunakan guru untuk mengetahui kondisi mental dan emosi siswa sehingga dalam kegiatan pembelajaran dapat memperlakukan mereka dengan tepat,” ungkapnya. (imm/sir/nda)

Berita Lainnya :

loading...