Tumbuhkan Cinta Lingkungan Dengan Pensi


MALANG - Kegiatan Pentas Seni (Pensi) SDK Kolese Santo Yusup 3 berlangsung sukses dan meriah. Ratusan siswa tampil dengan beragam seni kreatifitas yang menjadi bakat dan potensi mereka masing-masing pada Sabtu (27/1). Dengan mengusung tema Lihat Sampah Ayo Ambil, yang disingkat menjadi LISAA. Kegiatan ini berhasil menjadi salah satu wadah kreatifitas seni yang ditonton oleh pengurus yayasan dan orang tua siswa.
Dimulai pukul 07.45 WIB, kegiatan ini secara resmi dibuka Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Kolese Santo Yusup, Rm. Romanus Sukamto, CDD, dengan pengguntingan pita sebagai simbol. Usai menggunting pita,  didampingi Kepala SDK Santo Yusup 3 dan beberapa kepala sekolah dari Satuan Pendidikan Santo Yusup, Romanus Sukamto berkeliling di sekitar stan bazar dan pameran seni. Selanjutnya, dengan iringan para penari tradisional, mereka masuk ke area panggung besar pentas seni.
Kegiatan diawali dengan penampilan seni tradisional dan doa pembuka. Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Salah satunya sambutan dari Rm. Sukamto, Wakil Ketua Yayasan Kolese Santo Yusup. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah dengan giat melatih siswa sehingga kreatifitasnya berkembang. “Termasuk juga kepada anak-anak yang rajin berlatih dan belajar. Karena tanpa latihan bakat dan kreatifitas mereka tidak akan berkembang,” ucapnya.  
Sukamto mengapresiasi kepada tim panitia yang telah kreatif menentukan tema dalam pentas seni tahun ini. “Awalnya kami kira ‘LISAA’ itu apa. Ternyata merupakan singkatan dari Lihat Sampah Ayo Ambil. Ini merupakan gerakan yang bagus untuk  mendidik siswa agar perhatian pada lingkungan sekitar,” tuturnya.  
Ia menilai kegiatan pentas seni dengan tema lingkungan merupakan ide kreatif yang dimunculkan guru dan siswa SDK Santo Yusup 3. Demikian juga bakat siswa di bidang seni, telah berhasil menampilkan pertunjukan yang bagus dan indah. “Selamat unjuk kreatifitas dalam mempersembahkan sesuatu yang indah untuk kita semua,” imbuhnya.
Ketua Panitia, Antonia Sri Yuswanti, S.Pd mengatakan acara pentas seni dan bazar merupakan agenda tahunan SDK Santo Yusup 3. Tahun ini, dengan mengusung tema LISAA, sekolah yang berada di Jalan Simpang Borobudur Blimbing ini  bertujuan memupuk kreatifitas siswa dan meningkatkan perhatian siswa terhadap lingkunagn. “Ini adalah upaya kami dalam mendidik anak agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ucapnya.
Yuswanti, sapaan akrabnya menjelaskan, setiap tahun pentas seni SDK Santo Yusup 3 selalu berkaitan dengan Go Green. Termasuk tahun ini, seni kreatifitas yang ditampilkan dapat menyentuh langsung pada sikap siswa dalam melestarikan lingkungan. “Ini merupakan perwujudan sekaligus penguatan dari program kami terhadap pelestarian lingkungan. Bahkan sejak awal tahun ajaran ini, sudah tidak boleh lagi ada sampah plastik di lingkungan sekolah,” tukasnya. (imm/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :