KKN Unisma, Gagas Konsep Desa Wisata Jabung


 
MALANG - Unisma membawa misi khusus dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa di Kecamatan Jabung. Salah satunya adalah mewujudkan Desa Wisata di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Malang itu. 
Hal tersebut diungkapkan Rektor Unisma Prof Dr Maskuri, Msi saat pelepasan mahasiswa KKN, kemarin. Maskuri melepas 374 mahasiswa KKN Tematik bertema “Profil potensi wilayah dalam rangka menuju desa mandiri”.
“Untuk menjadi desa mandiri ditekankan untuk aspek ekonomi, dalam hal ini dapat diartikan untuk pengelolaan menjadi desa wisata. Tentu saja bukan langsung pengelolaan secara fisiknya namun berupa konsep atau ide, yang nantinya akan tetap dijalankan oleh pihak desa itu sendiri,” kata Maskuri. 
Menurutnya, update data menjadi tugas penting mahasiswa KKN. Kemudian, jangka panjangnya dapat dibuatkan profil untuk desa dikemas dalam bentuk buku yang komunikatif dan berisi tentang apa saja yang didapat di desa tersebut. Untuk itu, lanjutnya, butuh sentuhan kreatif dari mahasiswa .
“Tentunya pembuatan profil tersebut dengan tematik aktifitas yang sesuai dengan desa mandiri. Baik dalam ukuran ekonomi maupun pemberdayaan masyarakat,” tegasnya. 
Sehingga, kata dia, perlu adanya pendekatan sosial untuk melihat teknologi sesuai dengan potensi masyarakat. Dan untuk melihat potensi masyarakat harus melalui data yang terupdate sesuai perkembangan masa dan waktu
"Nanti bukan hanya sekadar melihat masyarakat dari normatif tapi sesuai data" ungkapnya.
Menurutnya, untuk menuju terbentuknya kembali desa mandiri secara sempurna, sementara ini desa mandiri didukung melalui kelompok Usaha Bersama dan juga kesenian yang menonjol. Dalam hal ini, lanjutnya, di desa Jabung terdapat kesenian topeng.
Kesenian ini mempunyai dampak dalam pertumbuhan perekonomian daerah, bukan hanya mempunyai kesenian topeng tapi juga memproduksi topeng itu sendiri. Yang menjadi program utama KKN adalah dalam pendataan potensi desa dan penguatan usaha ekonomi mikro melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE). 
Selain itu para mahasiswa tetap akan menjadi mitra dari program  50 Rumah Tinggal Layak Huni dari Kementerian sosial RI yang saat ini sedang dikerjakan oleh 5 desa terpilih diantaranya desa Jabung, Slamparejo, Argosari, Kemiri dan Sidorejo. (eri/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...