magista scarpe da calcio e-Nyank Pasar, Karya Mahasiswa STTAR


e-Nyank Pasar, Karya Mahasiswa STTAR

MALANG - Tiga mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Atlas Nusantara (STTAR) Malang kembali menghasilkan karya yang membanggakan. Mereka adalah Revanda Retno Widuri, Bangkit Ilham Maulana dan M. Syaiful Islam. Ketiganya berhasil membuat sebuah karya berupa program aplikasi yang berguna untuk para pedagang di Pasar Gedangan Kabupaten Sidoarjo. 
Aplikasi ini dibuat bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (DISPERINDAG) Pemerintah kabupaten Sidoarjo, untuk mempermudah sistem penarikan retribusi pasar. Pasalnya selama ini penarikan retribusi dilakukan secara tunai dan manual. Maka dengan karya mahasiswa STTAR ini sistem penarikan menjadi elektronik.
Revanda Retno Widuri salah satu mahasiswa mengatakan program aplikasi ini dipergunakan pedagang dan pihak yang berwenang dalam menarik retribusi pasar dengan cara yang efektif. Dan nilai positif lainnya dapat menghindari dari pungutan-pungutan liar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. 
“Sistemnya menjadi otomatis. Tidak lagi repot membayar tunai. Baiknya bisa terhindar dari pungli yang sering terjadi di pasar-pasar,” ungkapnya. 
Sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) pasar tradisonal perlu dikelola dengan baik sehingga mampu memberikan kontribusi kepada daerah secara maksimal. Dengan tata kelola yang baik pengelolaan pasar menjadi transaparan dan akuntabel. 
Untuk memberantas pungutan liar Dinas Perindustrian dan perdagangan DISPERINDAG Sidoarjo membuat terobosan baru. Yakni pembayaran retribusi pasar secara elektronik. Program aplikasi Kartu retribusi elektronik T-cash yang disediakan Disperindag ini, merupakan karya mahasiswa yang diberi nama e-Nyank Pasar. Penggunaannya cukup dengan cara menempelkan kartu yang sudah dipasang di Hp ke mesin pembayaran. “Kami juga harus kerjasama dengan salah satu operator seluler,” ucap Reavanda.  
Pembayaran retribusi elektronik di Pasar Gedangan di launching Jumat awal pekan lalu. Sekaligus soft launching aplikasi e-Nyank Pasar. Dengan aplikasi ini juga diketahui pedagang yang belum bayar retribusi.  
“Sebenarnya sudah banyak pedagang pasar yang tertarik dengan apliksi ini. Tapi kita mulai dari Pasar Gedangan Sidoarjo karena memang ada kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” tuturnya.  
Kabag Humas STTAR, Putri Sheila berharap selain Revanda dkk, akan muncul talenta-talenta lain dari kampus Sekolah Tinggi Teknik Atlas Nusantara, yang menghasilkan karya untuk kemajuan Bangsa Indonesia. Untuk itu pihaknya akan terus memotivasi mahasiswa agar mereka selalu berinovasi menciptakan karya-karya baru. 
“Mudah-mudahan aplikasi hasil karya Revanda dan dan kawan-kawan ini bisa diterapkan di daerah-daerah lain. Jadi manfaatnya bisa dirasakan masyarakat lebih luas lagi, tidak hanya di Sidoarjo,” ucapnya.  
Ia menjelaskan pihaknya akan selalu terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai pihak. Utamanya yang berkaitan dengan kemajuan kampus maupun instansi terkait. Termasuk diantaranya kerjasama yang melibatkan mahasiswa langsung maupun dosen di kampus yang berada di Jalan Teluk Pacitan ini.  (imm/oci)  
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top