Semangat Jadi Kampus Unggul


 
MALANG - Sebanyak 2.184 mahasiswa sarjana dan pasca sarjana IKIP Budi Utomo (IBU) mengikuti wisuda periode pertama dan kedua 2017 di Gor Ken Arok, Kota Malang Rabu, (31/1). Pada gelaran wisuda yang ke-30 sejak berdirinya salah PTS yang memiliki keberagaman di Kota Malang ini juga mencanangkan IBU Reborn untuk bangkit menjadi perguruan tinggi yang berkualitas, unggul, sehat dan berbasis kebudi utamaan.
Rektor IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko, M.Si mengatakan, wisudawan yang lulus kali ini merupakan yang telah siap bersaing dan membangun bangsa. Hal itu selaras dengan tema “Menuju Kualitas dalam Keberagaman” yang diusung IBU untuk meningkatkan pendidikan dan pengajaran.
“Tahun ini, pencanangan IBU Reborn, memiliki arti bahwa kita harus bangkit untuk bersaing dan berkembang menjadi perguruan tinggi dengan Kebudiutamaan. Yang artinya seluruh lulusan IBU bisa menerapkan keIndonesiaan, kepatuhan, kepatutan, kepedulian dan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Nurcholis kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, dari seluruh wisudawan yang siap untuk memberikan sumbangsihnya bagi bangsa, dedikasi juga harus diterapkan di pelosok nusantara dengan beranekaragaman. Sehingga, dari tingkat kualitas akademisi yang telah dilepas oleh IBU juga bisa bersaing di era teknologi yang selaras dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
“Para wisudawan adalah ujung tombak yang akan membawa nama IBU di seluruh nusantara, dan saya yakin lulusan tahun ini mampu membawa nama baik dari kualitas yang dimiliki. Begitu juga dalam persaingan dunia kerja dengan persaingan yang sangat ketat. Namun dengan keunggulan kebudi utamaan yang dimiliki akan sanggup dan mampu bersaing,” bebernya.
Pada kesempatan tersebut, pemberian penghargaan tokoh peduli pendidikan juga diberikan kepada salah satu anggota komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga, ekonomi kreatif dan  pariwisata Ir. H. M. Ridwam Hisjam atas bantuan beasiswa yang diberikan negara kepada IBU kepada sekitar 400 mahasiswanya. Selain itu, Nurcholis juga mengucapkan rasa terima kasih atas jasa peningkatkan kualitas pendidikan di IBU.
Pada gelaran wisuda ke 30 kali ini IBU meluluskan 2.019 wisudawan sarjana yang berasal dari FPISH, FPIK dan 75 wisudawan pasca sarjana dari program studi magister pendidikan olah raga. Turut hadir pula pengurus yayasan, senat dan jajaran pengurus perguruan tinggi se-Malang Raya.
Wisudawan dengan nama Emanuel Jawa Kian meraih penghargaan mahasiswa terbaik akademik dari Program Studi Pendidikan Biologi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81. Disusul Deny Prabosworo dari Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) dengan IPK 3,84). Muh. Mustofa Kemal dari Pogram Studi Matematika meraih IPK 3,91 dan Ayu Handayani dari Program Studi Pendidikan Ekonomi dengan IPK 3,90.
Adapun Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris secara berturut-turut diraih oleh Luthfiaturrohman dan Astrid Hines Dayora dengan masing-masing IPK 3,88 dan 3,85. Sedangkan dari Program Studi Magister Pascasarjana diraih oleh Anhar dengan IPK 3,84.
Penghargaan non akademik masing-masing terbagi atas penghargaan sebagai atlet nasional bola voli, kejuaraan sepakbola nasional, mahasiswa teraktif dalam organisasi, mahasiswa dalam dan negeri terjauh dan mahasiswa termuda. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...