Gelar Diskusi Hak Atas Tanah Adat

 
MALANG – Peliknya permasalahan hak atas tanah adat mendapat perhatian dari akademisi dan para pembuat kebijakan. Untuk itu, Fakultas Hukum Universitas Widyagama (UWG) Malang bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar diskusi bertema “Inventarisasi Masalah Rancangan Undang-Undang tentang Hak Atas Tanah Adat”. Acara digelar hari ini, (1/2/18), di Ruang Auditorium Kampus III Universitas Widyagama Malang.
Ketua Pelaksana Mufidatul Ma'sumah, SH.MH mengatakan, FGD yang berlangsung hari ini akan sangat menarik. Menghadirkan dua pemantik Dr. Aan Eko Widiarto, SH. MH dari DPD RI dan Dr. Purnawan Dwikora Negara, SH., MH, Dekan FH UWG Malang. Di mana acara tersebut akan dibuka oleh Wakil rektor I : Prof. Dr. Ir. Sukamto, MS.
“Saya kira masalah tentang “Inventarisasi Masalah Rancangan Undang-Undang tentang Hak Atas Tanah Adat” ini akan sangat menarik. Karena peserta yang datang adalah perwakilan kedua adat dari suku Samin di Pati, suku Osing dari Banyuwangi dan suku Tengger dari Bromo serta para akademisi yang konsen dalam hak-hak tanah atas adat.” ujar Mufida kepada Malang Post.
Melalui kegiatan ini diharapkan, para pakar/ahli, akademisi dan stakeholders dari masyarakat dan daerah bisa memberikan masukan dan pandangan dengan menyesuaikan perkembangan dan kondisi kekinian sebagai bahan penyusunan RUU tentang Hak Atas Tanah Adat.
Ia menjelaskan lebih lanjut, para peserta dalam FGD nantinya akan melakukan diskusi dengan latar tempat atau meja berbentuk U. Sehingga semua bisa bertatap muka untuk saling menyampaikan permasalahan hingga kebijakan apa yang bisa diambil atas permasalahan tersebut. Dengan begitu, dari pemaparan pemantik akan muncul diskusi dan tatap muka dari para peserta.
FGD yang dilaksanakan tersebut merupakan bagian acara dari Dies Natalis Universitas Widyagama ke-46 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum. Selain itu, ia juga mengatakan ada banyak kegiatan yang dilaksakan oleh universitas hingga fakultas dalam merayakan hari jadinya. (eri/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :