Kejar Akreditasi, PTS Wajib Gandeng Pemda

MALANG - Jawa Timur masih memiliki tugas besar untuk mengantarkan perguruan tinggi swasta (PTS) terakreditasi A. Saat ini, dari 332 PTS, baru lima lembaga yang terakreditasi A. Yakni Universitas Petra Surabaya,  Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Surabaya, Universitas Widya Mandala, dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas. 
Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Pusat Dr. Budi Djatmiko mengungkapkan, untuk menggenjot akreditasi PTS, salah satu yang harus dilakukan adalah kerjasama PTS dan institusi pemerintahan. 
Menurutnya, nilai itu mempunyai bobot tertinggi dan menjadi pertimbangan khusus dalam pemberian nilai akreditasi.
“Kerjasama antara PTS dan pemerintahan daerah memang sangat dibutuhkan. Kerjasama harus dilakukan baik dari pemerintah daerah (Pemda) Kota/Kabupaten, serta pemerintah propinsi,” ungkap Budi dalam agenda pelantikan Pengurus APTISI Jatim periode 2017-2021 di UMM, Kemarin. Untuk sementara ini, lanjut Budi, Jawa Timur masih perlu lagi meningkatkan upaya kerjasama dengan pemerintah daerah. Untuk meningkatkan jumlah akreditasi institusi.
Sementara, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Suko Wiyono, SH, MH mengatakan, untuk ke depan memang PTS Jawa Timur masih terus akan meningkatkan upaya kerjasama dengan pemerintah daerah, dalam bidang riset serta pengabdian masyarakat (Pengmas).
Menurut Suko, sudah saatnya PTS memberikan sumbangsih bagi pemda. 
“Terutama untuk dua bidang tersebut sangat penting. Untuk implementasinya nanti, dalam riset, kami akan melakukan riset untuk kebijakan ,serta pengambilan keputusan,” kata Rektor Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang ini.
Sedangkan, lanjutnya, untuk pengmas adalah membantu program pemerintahan dalam pembangunan di setiap daerah. Kata Suko, dengan metode seperti ini, PTS bisa lebih berkiprah lagi di daerah. “Bukan hanya PTN saja yang bisa melakukan ini. PTS pun harus mulai bisa melakukan ini,” terangnya.
Suko mengungkapkan, kedepan sinergi antara PTS dan Pemda akan diperkuat lagi. “Nanti kami rektor-rektor akan sering berkoordinasi untuk memberikan sumbangsih kepada Pemda. Saya juga akan terus berupaya agar PTS di Jatim sering berkoordinasi dalam program ini,” tandas ketua APTISI terpilih ini.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mendukung langkah PTS ke depan untuk meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah. Gus Ipul berharap, untuk program pengmas justru bisa mengurangi kemiskinan di wilayah Jawa Timur yang tercatat 1200 KK. Atau 4700 jiwa yang masih mengalami kemiskinan.
“Kalau boleh menargetkan, dengan peran PTS ke depan nanti, angka tersebut bisa berangsur berkurang. Sebab, saya yakin, PTS mampu mengimbangi. PTN selama ini lebih banyak concern di kerja sama Internasional saja. Jadi PTS bisa lebih berperan untuk itu,” pungkasnya. (sin/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :