UNBK SMP Ditarget Terbaik Jatim


MALANG - Dinas Pendidikan Kota Malang optimis bisa berada di urutan terbaik pertama pada pelaksanaan UNBK SMP/MTS, tahun ini. Mengevaluasi hasil tahun lalu yang berada di urutan ketiga Jawa Timur. Meskipun begitu, persaingan tahun lalu membuat Dindik tetap bangga mengingat pesaingnya yang masih ujian nasional berstandar kertas dan pensil.
“Yang jadi evaluasi ya tahun ini harus berada di urutan pertama. Tahun lalu meskipun kita berada di urutan ketiga terbaik Jawa Timur tapi sudah 90 persen UNBK. Beda dengan yang urutan pertama dan kedua yang masih UN berbasis kertas,” ujar Kasi Peserta Didik dan Kurikulum Dindik, Dodik Teguh Pribadi MPd kepada Malang Post kemarin.
Ujian nasional berstandart komputer (UNBK) memang dinilai lebih efektif dalam menjaga integritas atau kejujuran siswa selama mengerjakan soal ujian. Berbeda halnya dengan sistem kertas, memungkinkan adanya kecurangan yang dilakukan siswa.
“Tetap bangga, karena hasil kemarin berarti nilai integritasnya dalam mengerjakan soal tinggi. Berbeda dengan sistem kertas yang mungkin bisa curang,” ungkap Dodik.
Prestasi siswa terus dipacu dengan persiapan melalui Try Out. Siswa SMP/MTs harus menyelesaikan sebanyak empat kali, dua diantaranya adalah try out tingkat kota. Saat ini, siswa SMP/MTs telah menjalani satu kali try out, agenda berikutnya dilaksanakan Februari dan 19 Maret nanti.
Dari catatan Dindik, Ujian Nasional tahun lalu tercatat ada beberapa sekolah yang belum melaksanakan UNBK. Yakni SMP Insan Permata, SMPK Mardiwiyata, MTs Yaspuri, MTs Nurul Huda, MTs Hasyim Asy’ari, MTs Hidayatullah Mubtadin, dan MTs Al Amin.
Sementara SMA dan MA negeri baru saja menyelesaikan try out, (29-31/1/18). Try out tersebut merupakan persiapan yang dilakukan untuk menyambut ujian sekolah berstandar nasional (USBN) yang akan segera digelar pertengahan tahun ini. Dalam waktu dekat, try out tahap kedua akan digelar berbasis computer.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMAN Kota Malang, Drs. Tri Suharno, M.Pd. mengatakan, pada try out kedua yang akan digelar pertengah Februari ini untuk jadwalnya masih menunggu. Sedang untuk kesiapan try out dengan menggunakan computer, Jawa Timur, khususnya Kota Malang sudah 100 persen siap.
“Try out peratama kemarin berjalan dengan baik, hanya kita akan menunggu hasilnya minggu depan untuk melakukan evaluasi di mata pelajaran apa yang nilainya dibawah rata-rata. Sekarang kita menunggu jadwal dari provinsi untuk try out kedua bulan ini,” ujar Tri Suharno kepada Malang Post.
Ia mengungkapkan, jika try out berbasis computer yang akan dilaksanakan nanti sudah disiapkan dengan maksimal. Itu karena pada USBN kali ini juga akan menggunakan computer dalam pelaksanaannya.
“Untuk perangkat keras sudah siap semua, namun untuk perangkat lunak masih menunggu aplikasi dari provinsi yang kemungkinan minggu pertama bulan ini sudah siap untuk dicoba,” terangnya. (mg3/eri/oci)

Berita Lainnya :